Pria yang sedang menikmati waktu sendiri dengan bersepeda (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang yang salah paham bahwa istilah me-time hanya berlaku untuk perempuan. Padahal, pria juga membutuhkan me-time atau waktu untuk menyendiri.
Waktu untuk diri sendiri ini justru dapat meningkatkan kesehatan mental, fisik, dan produktivitas. Dengan rutinitas yang padat, mulai dari pekerjaan, tanggung jawab keluarga, hingga tuntutan sosial, me-time bisa menjadi kunci utama untuk menjaga keseimbangan hidup.
Menurut survei yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA, 2022), tingkat stres pada laki-laki meningkat secara signifikan, terutama pada usia produktif.
Ironisnya, banyak pria yang enggan mengakui kebutuhan untuk beristirahat sejenak dari tuntutan hidup, karena ada stigma bahwa self-care bukanlah hal yang identik dengan laki-laki.
Alasan Kenapa Pria Juga Butuh Me-Time
1. Me-Time dan Kesehatan Mental Pria
Laki-laki sering diidentikkan dengan maskulinitas dan diajarkan untuk selalu "kuat" serta tidak boleh menunjukkan kelemahan. Namun, menekan emosi justru dapat meningkatkan risiko burnout dan gangguan psikologis.
Studi dari National Institute of Mental Health (NIMH, 2021) menunjukkan bahwa pria cenderung jarang mencari bantuan kesehatan mental, meskipun sebenarnya sangat membutuhkan. Meluangkan waktu untuk diri sendiri, seperti membaca, mendengarkan musik, atau sekadar jalan santai, dapat membantu menurunkan tingkat stres dan memberi ruang untuk refleksi.
2. Me-Time Meningkatkan Produktivitas
Kesibukan pekerjaan sering kali membuat pria merasa harus selalu bekerja tanpa henti. Padahal, tanpa jeda, tingkat konsentrasi akan menurun. Harvard Business Review melaporkan bahwa jeda singkat untuk relaksasi mampu meningkatkan fokus, kreativitas, dan performa kerja.
Bagi pria karier maupun wirausahawan, me-time bisa berarti mengambil jeda 15–30 menit di sela-sela kesibukan untuk sekadar minum kopi tanpa gangguan gawai atau melakukan olahraga ringan untuk menyegarkan pikiran..
3. Penting untuk Kesehatan Fisik
Mengambil jeda atau me-time tidak hanya soal mental, tetapi juga fisik. Aktivitas sederhana seperti bersepeda, berenang, atau bahkan sekadar tidur siang dapat meningkatkan kesehatan jantung, metabolisme, dan sistem imun.
Mayo Clinic menyatakan bahwa istirahat teratur dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, yang lebih banyak dialami pria dibandingkan wanita. Dengan kata lain, me-time bisa menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
