Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 21.15 WIB

Me Time Bukan Cuma untuk Perempuan, Ini 5 Alasan Kenapa Pria Juga Wajib Menyisihkan Waktu untuk Diri Sendiri

Pria yang sedang menikmati waktu sendiri dengan bersepeda (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Banyak orang yang salah paham bahwa istilah me-time hanya berlaku untuk perempuan. Padahal, pria juga membutuhkan me-time atau waktu untuk menyendiri.

Waktu untuk diri sendiri ini justru dapat meningkatkan kesehatan mental, fisik, dan produktivitas. Dengan rutinitas yang padat, mulai dari pekerjaan, tanggung jawab keluarga, hingga tuntutan sosial, me-time bisa menjadi kunci utama untuk menjaga keseimbangan hidup.

Menurut survei yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA, 2022), tingkat stres pada laki-laki meningkat secara signifikan, terutama pada usia produktif.

Ironisnya, banyak pria yang enggan mengakui kebutuhan untuk beristirahat sejenak dari tuntutan hidup, karena ada stigma bahwa self-care bukanlah hal yang identik dengan laki-laki.

Alasan Kenapa Pria Juga Butuh Me-Time

1. Me-Time dan Kesehatan Mental Pria

Laki-laki sering diidentikkan dengan maskulinitas dan diajarkan untuk selalu "kuat" serta tidak boleh menunjukkan kelemahan. Namun, menekan emosi justru dapat meningkatkan risiko burnout dan gangguan psikologis.

Studi dari National Institute of Mental Health (NIMH, 2021) menunjukkan bahwa pria cenderung jarang mencari bantuan kesehatan mental, meskipun sebenarnya sangat membutuhkan. Meluangkan waktu untuk diri sendiri, seperti membaca, mendengarkan musik, atau sekadar jalan santai, dapat membantu menurunkan tingkat stres dan memberi ruang untuk refleksi.

2. Me-Time Meningkatkan Produktivitas

Kesibukan pekerjaan sering kali membuat pria merasa harus selalu bekerja tanpa henti. Padahal, tanpa jeda, tingkat konsentrasi akan menurun. Harvard Business Review melaporkan bahwa jeda singkat untuk relaksasi mampu meningkatkan fokus, kreativitas, dan performa kerja.

Bagi pria karier maupun wirausahawan, me-time bisa berarti mengambil jeda 15–30 menit di sela-sela kesibukan untuk sekadar minum kopi tanpa gangguan gawai atau melakukan olahraga ringan untuk menyegarkan pikiran..

3. Penting untuk Kesehatan Fisik

Mengambil jeda atau me-time tidak hanya soal mental, tetapi juga fisik. Aktivitas sederhana seperti bersepeda, berenang, atau bahkan sekadar tidur siang dapat meningkatkan kesehatan jantung, metabolisme, dan sistem imun.

Mayo Clinic menyatakan bahwa istirahat teratur dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, yang lebih banyak dialami pria dibandingkan wanita. Dengan kata lain, me-time bisa menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore