
Psikologi di balik flirting (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernah merasa minder karena mengira kamu tidak cukup menarik untuk disukai? Faktanya, menurut riset psikologi, flirting atau cara kamu berinteraksi bisa jauh lebih menarik daripada penampilanmu sendiri! Jadi, buat kamu yang merasa "biasa aja", tenang dulu, masih ada senjata andalan yang bisa kamu gunakan: bahasa tubuh dan gaya berkomunikasi.
Dalam penjelasan pada salah satu video di YouTube Psych2go, kanal edukasi psikologi, flirting adalah komunikasi sosial yang menandakan ketertarikan dan biasanya dilakukan dengan cara halus. Menurut Kelly Gonzales, seorang couple coach, flirting adalah cara kita menunjukkan minat pada seseorang untuk menjalin interaksi lebih lanjut.
Nah, mari kita bahas bagaimana psikologi menjelaskan kekuatan dari flirting ini. Simak poin-poin penting berikut ini.
Flirting dan Respon Otak
Saat kamu melakukan flirting dengan cara yang tepat, otak lawan bicaramu akan memproses itu sebagai tanda bahwa kamu tertarik. Hal ini menimbulkan rasa penasaran, senang, bahkan deg-degan. Ini bukan hanya romantis, tapi juga reaksi kimia yang nyata dalam otak.
Sentuhan dan Emosi
Eric Barker, penulis Self-Help, menyebut bahwa sentuhan ringan seperti menyentuh bahu atau menyisir rambut dari wajah bisa meningkatkan koneksi emosional. Tentu saja harus dilakukan dengan peka dan sopan ya!
Senyuman dan Kontak Mata
Studi menunjukkan bahwa senyuman lambat dan tatapan singkat dapat memperkuat daya tarik lebih dari pujian verbal. Kenapa? Karena itu menciptakan rasa misteri dan keintiman sekaligus.
Humor dan Kepercayaan Diri
Flirting bukan hanya soal romantisme, tapi juga soal menyenangkan hati orang lain. Orang dengan gaya flirting yang playful (penuh humor) cenderung disukai karena membuat suasana jadi ringan dan menyenangkan.
Jadi Diri Sendiri, Tapi Lebih Percaya Diri
Dating coach Clara Artswager menyarankan untuk tidak terlalu memikirkan bagaimana cara menggoda, tapi fokus untuk merasa nyaman dengan diri sendiri. Saat kamu menikmati momen bersama orang yang kamu suka, percikan itu akan muncul dengan sendirinya.
Sebagai penutup, flirting bukan soal manipulasi atau strategi rumit. Ini tentang koneksi, rasa nyaman, dan keberanian untuk menunjukkan ketertarikan secara jujur. Jika dilakukan dengan tulus dan sopan, flirting bisa menjadi awal dari hubungan yang sehat dan menyenangkan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
