
Ciri pura-pura kaya tapi sebenarnya sedang bertahan hidup menurut psikologi. (Freepik/ prostooleh)
JawaPos.com – Fenomena pura-pura kaya sering terjadi di masyarakat, terutama di era media sosial yang mendorong citra sempurna. Psikologi mengidentifikasi sejumlah ciri khas pada individu yang mungkin terlihat mewah, tetapi sebenarnya sedang berjuang keras untuk bertahan hidup.
Dilansir dari geediting.com pada Selasa (17/6), diterangkan bahwa terdapat sembilan ciri orang yang berpura-pura kaya tapi sebenarnya sedang berjuang bertahan hidup menurut Psikologi.
Orang-orang yang berpura-pura kaya seringkali menunjukkan perilaku berlebihan dalam memamerkan “kekayaan” mereka. Mereka terobsesi membicarakan pembelian barang mewah dan selalu menyisipkan nama merek terkenal dalam percakapan.
Media sosial mereka dipenuhi dengan unggahan tentang gaya hidup mewah yang sebenarnya hanya ilusi. Hal yang menarik, mereka jarang sekali membahas tentang menabung atau perencanaan keuangan, karena fokus mereka hanya pada pengeluaran untuk barang-barang yang dianggap simbol status.
Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) sangat kental terlihat pada mereka yang berpura-pura kaya namun sebenarnya kesulitan finansial. Mereka merasa harus hadir di setiap acara penting, mengunjungi restoran baru, dan mengikuti setiap tren terkini tanpa mempedulikan biaya.
Kebutuhan untuk selalu terlihat di tempat-tempat eksklusif ini seringkali membuat mereka terjebak dalam utang yang signifikan. Rasa takut dianggap ketinggalan atau kurang sukses membuat mereka rela mengorbankan kesehatan finansial mereka demi menjaga penampilan.
Sikap royal saat membayar tagihan makan bersama atau memberikan hadiah mewah kepada teman-teman menjadi cara mereka meyakinkan orang lain tentang kondisi finansial mereka.
Padahal di balik kemurahan hati yang terkesan berlebihan ini, tersimpan berbagai tagihan yang belum dibayar dan utang yang menumpuk.
Tindakan kedermawanan ini sebenarnya hanya topeng untuk menutupi kesulitan keuangan mereka. Perilaku ini menjadi semacam investasi sosial untuk mempertahankan citra kaya mereka di mata publik.
Dibalik gemerlap kehidupan yang mereka tampilkan, sebenarnya mereka mengalami tekanan finansial yang luar biasa berat. Kecemasan akan tagihan, ketakutan akan debt collector, dan kekhawatiran identitas asli mereka terbongkar membuat mereka sering mengalami gangguan tidur.
Tingkat stres yang tinggi ini seringkali mempengaruhi kesehatan mental mereka, membuat mereka mudah tersinggung dan gelisah. Kondisi ini menciptakan lingkaran setan antara kebutuhan mempertahankan citra dan realitas finansial yang semakin memburuk.
Banyak orang yang berpura-pura kaya sebenarnya sedang berjuang dengan masalah harga diri yang mendalam. Mereka meyakini bahwa penampilan kaya akan membuat mereka lebih dihargai dan diterima dalam lingkungan sosial.
Kebutuhan akan pengakuan ini membuat mereka rela mengorbankan kesejahteraan finansial demi mempertahankan citra palsu. Perilaku ini sebenarnya berakar dari rasa tidak aman dan ketidakmampuan menerima kondisi keuangan mereka yang sebenarnya.
Gaya hidup mereka sangat bergantung pada berbagai fasilitas kredit dan pinjaman. Mereka biasanya memiliki beberapa kartu kredit yang selalu digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah mereka.
Pembenaran atas setiap pembelian selalu ada, seperti “kesempatan sekali seumur hidup” atau “aku pantas mendapatkannya”. Siklus pembelian dan pembayaran utang ini menciptakan tekanan mental yang konstan dalam kehidupan mereka.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
