Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 05.44 WIB

8 Kebiasaan Ini Diam-Diam Bisa Membuat Otakmu Cepat Menua dan Ingatanmu Melemah

Ilustrasi kebiasaan yang membuat ingatan melemah (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Menjaga otak tetap tajam dan ingatan kuat merupakan keinginan banyak orang. Namun tanpa disadari, ada kebiasaan sehari-hari yang justru mempercepat penuaan otak dan mengganggu fungsi memori.

Kebiasaan ini sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat merugikan bagi kesehatan kognitif jangka panjang. Dilansir dari Geediting pada Kamis (22/5), berikut delapan kebiasaan yang perlu diwaspadai karena berpotensi membuat otak menua lebih cepat dan menyebabkan daya ingat melemah.

1. Kurang Tidur

Tidur merupakan fase penting bagi otak untuk melakukan pemulihan dan regenerasi. Kurangnya waktu tidur akan mengganggu proses ini dan berdampak langsung pada kemampuan berpikir dan mengingat.

Ketika otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, koneksi antarsel saraf menjadi terganggu dan proses pengolahan informasi melambat. Oleh karena itu, tidur malam yang cukup dan berkualitas tidak hanya penting bagi tubuh, tetapi juga vital bagi kesehatan otak.

2. Pola Makan Buruk

Konsumsi makanan olahan, tinggi gula, dan rendah nutrisi dapat menyebabkan peradangan serta stres oksidatif pada otak. Hal ini berkaitan erat dengan penurunan fungsi kognitif dan gangguan daya ingat. 

Otak membutuhkan asupan bergizi seperti buah, sayur, biji-bijian utuh, dan protein sehat. Mengganti makanan tidak sehat dengan pilihan yang bernutrisi bisa membantu menjaga kejernihan pikiran dan mengurangi risiko gangguan memori.

3. Jarang Bergerak

Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga kesehatan otak. Gaya hidup yang terlalu pasif dapat menurunkan aliran darah ke otak dan memperlambat fungsinya.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga ringan seperti berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan kinerja memori dan konektivitas otak. Menjaga tubuh tetap aktif adalah salah satu cara efektif untuk menjaga pikiran tetap tajam.

4. Stres Kronis

Stres yang berlangsung lama memicu produksi hormon kortisol berlebihan, yang dapat merusak neuron dan menghambat proses belajar serta mengingat.

Kondisi ini juga menurunkan kapasitas otak dalam membentuk sel saraf baru yang penting untuk fungsi kognitif. Teknik relaksasi seperti meditasi, aktivitas di alam, atau sekadar istirahat sejenak bisa membantu mengendalikan stres dan menjaga kesehatan mental.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore