Ilustrasi ekspresi wajah yang palsu (Dok. Unsplash)
JawaPos.com – Pernah tersenyum saat tak bahagia, atau pasang wajah marah meski tak benar-benar kesal? Ekspresi wajah ternyata tidak selalu jujur.
Dikutip dari Futurity.org, penelitian mengungkap bahwa ekspresi wajah lebih sering digunakan untuk berkomunikasi sosial, bukan mencerminkan perasaan sebenarnya.
Berikut adalah beberapa fakta mengenai ekspresi wajah pada manusia menurut ahli.
Ekspresi Bukan Cerminan Perasaan
Alan J. Fridlund, associate professor di Departemen Psikologi dan Ilmu Otak di University of California, Santa Barbara menjelaskan bahwa wajah manusia berfungsi untuk mengarahkan interaksi sosial.
Penemuan dalam jurnal Trends in Cognitive Sciences mendukung pendapat Fridlund, dan mengkritik pemahaman umum soal senyum dan ekspresi lain yang diasosiasikan secara langsung dengan emosi.
Misalnya, ekspresi menangis, kerap dianggap sebagai tanda kesedihan, namun sering kali digunakan untuk mencari perhatian, pelukan, atau penghiburan dari orang lain.
Ia mencontohkan, monyet di kebun binatang yang tampak tersenyum, padahal itu bisa jadi adalah "submissive threat grimace" atau ekspresi tunduk dalam konteks ancaman.
Penelitian ini juga menyoroti fenomena unik, bahwa orang tetap menunjukkan ekspresi wajah saat sendirian, terutama jika mereka membayangkan sedang bersama orang lain.
"Saat kita bersama orang lain, kita selalu memperhatikan bagaimana mereka bereaksi, dan mereka juga menunjukkan ekspresi saat melihat kita menunggu reaksi dari mereka," jelas Fridlund.
Tidak Ada Ekspresi yang Bersifat Universal
Penelitian ini juga mengangkat temuan Carlos Crivelli yang meneliti masyarakat Trobriand di Papua Nugini.
Dalam budaya mereka, ekspresi wajah yang oleh orang Barat dianggap sebagai tanda ketakutan, justru digunakan untuk menakut-nakuti orang lain.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
