Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 08.51 WIB

Merasa Tidak Punya Baju, Padahal Lemari Penuh? Ini 5 Kesalahan yang Mungkin Anda Lakukan

Ilustrasi seseorang yang sedang bingung/freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang sedang bingung/freepik

JawaPos.com - Banyak orang terutama perempuan kerap merasa tidak memiliki baju yang bisa dipakai. Padahal lemari mereka penuh dengan tumpukan pakaian. Kata-kata “aku nggak punya baju” sering terlontar dari mereka namun kenyataannya justru sebaliknya.

Ada beberapa alasan mengapa perasaan ini bisa muncul. Salah satu penyebabnya adalah banyak orang yang hanya mengikuti trend sesat, akibatnya pakaian yang dibeli hanya dikenakan sekali dua kali.

Kekurangan baju basic juga bisa sangat merepotkan. Saat anda dihadapkan pada beberapa acara, banyak yang kesulitan untuk memilih baju karena tidak memiliki pakaian yang sesuai. Meskipun titik permasalahannya bukan soal jumlah pakaian yang tersedia, melainkan pilihan mereka yang kurang tepat.

Oleh karena itu, supaya anda tidak lagi melakukan kesalahan yang sama, mengutip dari laman theeverygirl.com, berikut ini adalah lima kesalahan umum seseorang merasa bahwa dirinya tidak punya baju.

Hanya mengikuti tren sesaat

Mengikuti tren sementara memang seru dan menyenangkan. Sepatu flat transparan dan rok midi denim selama beberapa tahun terakhir mungkin sedang naik daun.

Tetapi setelah beberapa bulan, tren ini sudah ditinggalkan. Akibatnya lemari anda yang penuh dengan baju terasa kosong.

Cara menghindarinya adalah jika anda tidak bisa membayangkan untuk memakainya selama enam bulan dari sekarang, lebih baik jangan membelinya.

Cara berpikir panjang ini akan membantu anda untuk menahan diri sebelum membeli lagi tren musiman. Hal ini juga akan membuat anda memiliki lemari berisi pakaian yang benar-benar anda sukai.

Membeli baju dengan kualitas rendah

Kita semua tentu pernah tergoda untuk membeli barang yang lebih murah. Tapi begitu dipakai ternyata tidak pas, tidak nyaman, dan kurang menarik.

Hindari membeli barang murah untuk pakaian yang anda kenakan selama bertahun-tahun, seperti jaket kulit atau celana jeans yang pas. Sebaiknya anda memperhatikan kualitasnya.

Coba investasikan pakaian utama dengan bahan yang berkualitas. Meskipun itu berarti anda harus membangun lemari impian lebih lama lagi.

Kondisi ini akan menghindarkan anda dari kebiasaan berbelanja baju yang tidak akan pernah dipakai. Pada akhirnya, anda justru akan lebih hemat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore