
Ilustrasi orang yang sangat narsis (freepik)
JawaPos.com - Dalam hubungan yang sehat, komunikasi harusnya membangun saling pengertian dan rasa hormat.
Namun, berbeda dengan seorang narcissist yang justru menggunakan kata-kata untuk mengontrol dan merendahkan orang lain.
Mereka memiliki cara halus dalam menyusun kalimat agar kamu merasa bersalah, tidak berharga, atau bahkan mempertanyakan kenyataan yang sebenarnya.
Tanpa disadari, kamu mungkin pernah mendengar atau mengalami manipulasi verbal dari seseorang dengan sifat narcissistic.
Dilansir dari laman Geediting, Rabu (26/03), berikut adalah 8 kalimat yang sering digunakan oleh narcissist untuk membuatmu merasa buruk.
Di tangan seorang narcissist, kejujuran bisa menjadi senjata yang digunakan untuk menyerang orang lain. Mereka kerap membungkus komentar kejam dalam dalih "hanya ingin jujur."
Misalnya, mereka mengatakan, "Aku hanya jujur, tapi kamu kelihatan jelek dengan gaya rambut itu." Sekilas terdengar seperti kejujuran, tetapi sebenarnya hanya cara untuk menjatuhkan rasa percaya dirimu. Ingat, kejujuran seharusnya tidak digunakan sebagai alasan untuk bersikap kasar.
Ini adalah trik klasik yang digunakan untuk membuatmu meragukan perasaanmu sendiri.
Narcissist akan membandingkan reaksimu dengan orang lain, seolah-olah masalahmu tidak valid.
Contoh kalimatnya:
"Aku nggak ngerti kenapa kamu kesal aku telat. Orang lain nggak ada yang protes."
Dengan mengatakan hal ini, mereka mencoba membuatmu merasa bersalah dan mempertanyakan apakah kamu terlalu sensitif. Padahal, jika sesuatu mengganggumu, itu tetap valid, terlepas dari pendapat orang lain.
Frasa ini adalah bentuk gaslighting—manipulasi psikologis yang membuatmu meragukan kenyataan. Narcissist sering menggunakan ini untuk menyepelekan emosimu dan membuatmu merasa tidak masuk akal.
Jika seseorang terus-menerus mengatakan bahwa reaksimu berlebihan, berhati-hatilah. Ini bisa jadi cara mereka mengendalikan perasaanmu agar kamu selalu merasa salah.
Narcissist sering menyangkal kata-kata atau perbuatan mereka, bahkan ketika ada bukti. Ini adalah strategi untuk mengubah kenyataan agar mereka tidak disalahkan.
Jika kamu merasa terus-menerus mempertanyakan ingatanmu saat berhadapan dengan seseorang, bisa jadi kamu sedang mengalami gaslighting. Percayalah pada intuisi dan ingatanmu sendiri.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
