
Ilustrasi orang yang senang melihat konflik di media sosial. (freepik.com/mego-studio)
JawaPos.com - Kini media sosial sudah menjadi bagian hidup kita, hampir sebagian orang berada di sana untuk melihat update berita, memposting kegiatan sehari-hari, atau sekedar mencari hiburan.
Dengan mudahnya kita mengakses media sosial juga lebih mudah untuk menyukai postingan orang lain sekaligus mengomentarinya jika tidak sesuai pendapat pribadi.
Namun batasan itu hampir tidak ada sehingga para warganet ini mudah melontarkan komentar yang kurang berkenan di media sosial, dan muncullah konflik dan perdebatan yang sebetulnya tidak perlu.
Tapi yang sangat menarik adalah ada orang yang memang senang melihat konflik di kolom komentar media sosial, melansir dari laman Small Biz Technology pada Rabu (26/03) mereka sering kali menunjukkan 8 ciri kepribadian ini :
1. Memiliki toleransi yang tinggi terhadap konflik tapi jika itu tidak ditunjukkan pada mereka
Mereka mungkin bukan orang-orang yang mengeluarkan sindiran atau pernyataan berani, tetapi dapat menelusuri balasan tanpa akhir yang dicampur dengan pendapat negatif yang kuat.
Mereka dapat menangani membaca tentang ketegangan, selama tidak terlibat secara pribadi.
2. Mereka adalah pengamat yang ingin tahu tentang perilaku manusia
Jika kamu adalah konsumen komentar yang diam, mungkin beresonansi dengan gagasan bahwa mengamati orang tidak terbatas pada taman atau kedai kopi.
Media sosial adalah panggung global baru, dan bagian komentar sering kali menampilkan kebiasaan kita secara penuh. Mereka tidak ada di sana untuk menilai atau campur tangan, tapi hanya mengumpulkan sedikit wawasan tentang sifat manusia.
3. Mereka menikmati drama perwakilan tetapi lebih menyukai kedamaian pribadi
Komentar yang panas menawarkan sentakan kegembiraan. Tapi, mereka yang tetap membaca melakukannya karena lebih suka jika tidak berurusan dengan dampak negatif dari menyelami konflik itu sendiri.
Ini seperti menikmati film thriller, ada adrenalin yang terlibat tetapi dari jarak yang aman.
4. Mereka menghargai anonimitas dalam lingkungan yang kacau
Mereka mungkin menggunakan nama profil yang tidak mudah dilacak ke identitas asli, atau bahkan jarang memposting pembaruan pribadi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
