
8 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Memicu Stres dan Cara Sederhana untuk Mengatasinya, Menurut Psikologi
JawaPos.com - Stres sering kali muncul tanpa kita sadari. Pada satu saat, hari Anda terasa baik-baik saja, tetapi dalam sekejap, semuanya tampak lebih berat dari seharusnya. Mungkin Anda berpikir bahwa ini hanya karena minggu yang sibuk atau kurang tidur, tetapi kenyataannya, ada faktor-faktor lain yang memicu stres secara halus dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut psikologi, banyak dari penyebab stres tidak selalu berasal dari masalah besar atau peristiwa yang mengejutkan. Sebaliknya, stres sering kali muncul dari kebiasaan kecil yang tampaknya sepele, tetapi memiliki dampak besar pada kondisi mental dan emosional Anda. Ironisnya, banyak kebiasaan ini terasa normal dan bahkan dianggap produktif, padahal justru membuat hidup lebih sulit dan penuh tekanan.
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Minggu, 9 Maret 2025. Berikut adalah delapan kebiasaan yang secara tidak sadar dapat meningkatkan stres dalam hidup Anda dan cara mengatasinya:
1. Memulai Hari dengan Mengecek Ponsel
Banyak orang memiliki kebiasaan langsung mengecek ponsel saat bangun tidur. Meskipun tampak seperti kebiasaan yang tidak berbahaya, nyatanya ini bisa menjadi pemicu stres langsung. Otak Anda yang baru saja beristirahat tiba-tiba dibanjiri oleh notifikasi, email, berita, dan media sosial. Hal ini membuat Anda masuk ke mode reaktif, bukan proaktif.
Solusi: Beri diri Anda waktu setidaknya 10–15 menit di pagi hari sebelum mengecek ponsel. Gunakan waktu ini untuk meditasi singkat, menarik napas dalam-dalam, atau sekadar menikmati momen tanpa gangguan teknologi.
2. Terburu-buru dalam Rutinitas Pagi
Sering kali, orang-orang melewatkan pagi dengan terburu-buru—menekan tombol snooze beberapa kali, lalu panik karena waktu hampir habis. Ini menciptakan perasaan tertinggal sejak awal hari dan memicu respons stres dalam tubuh.
Solusi: Bangun sedikit lebih awal dan buat rutinitas pagi yang lebih santai. Luangkan waktu untuk menikmati sarapan, merencanakan hari Anda, dan memulai dengan suasana yang lebih tenang.
3. Terlalu Banyak Melakukan Multitasking
Banyak orang berpikir bahwa multitasking adalah tanda produktivitas. Namun, penelitian menunjukkan bahwa beralih antara tugas yang berbeda sebenarnya meningkatkan beban kognitif dan membuat otak lebih cepat lelah. Hasilnya? Pekerjaan menjadi lebih lama selesai dan tingkat stres meningkat.
Solusi: Fokus pada satu tugas dalam satu waktu. Gunakan teknik seperti "Pomodoro" (bekerja selama 25 menit, lalu istirahat 5 menit) untuk meningkatkan produktivitas tanpa membebani otak.
4. Mengabaikan Kekacauan di Sekitar Anda
Lingkungan yang berantakan dapat memberikan beban mental tambahan tanpa Anda sadari. Studi menunjukkan bahwa ruang yang penuh dengan barang dapat meningkatkan tingkat stres karena otak harus memproses semua elemen visual yang ada.
Solusi: Luangkan waktu untuk merapikan meja kerja atau ruangan Anda. Memiliki lingkungan yang rapi membantu pikiran lebih fokus dan tenang.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
