Ilustrasi orang yang terlalu banyak berpikir atau overthinking tanpa menyadarinya. (Pexels/Ron Lach)
JawaPos.com - Saya selalu mengagumi orang-orang yang bisa tertidur saat kepala mereka membentur bantal. Sementara itu, otak saya memperlakukan waktu tidur seperti sesi brainstorming, mengulang percakapan masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, dan menganalisis hal-hal yang mungkin tidak penting.
Bagi kita yang terlalu banyak berpikir dan memiliki pikiran yang terburu-buru di malam hari, ini bukan hanya tentang kesulitan untuk tidur. Seiring waktu, perilaku tertentu mulai merayap ke dalam kehidupan kita sehari-hari, seringkali tanpa kita sadari.
Cara kita memproses informasi, membuat keputusan, dan bahkan berinteraksi dengan orang lain dapat dibentuk oleh gangguan mental yang terus-menerus ini. Dan jika Anda mengenali perilaku ini dalam diri Anda, Anda pasti tidak sendirian.
Dikutip dari geediting pada Sabtu (7/3), berikut adalah lima kebiasaan umum yang ditampilkan oleh para pemikir berlebihan-biasanya tanpa disadari.
1. Mereka memutar ulang percakapan di kepala mereka
Pernah mendapati diri Anda berbaring di tempat tidur, membahas sesuatu yang Anda katakan sebelumnya? Mungkin itu komentar kecil dalam rapat atau SMS santai yang Anda kirimkan ke teman.
Tapi sekarang, beberapa jam kemudian, otak Anda telah memutuskan bahwa itu perlu analisis lengkap. Overthinkers cenderung memutar ulang percakapan dalam satu lingkaran, membedah setiap kata dan nada.
Bisakah saya mengatakannya dengan lebih baik? Apakah mereka mengambilnya dengan cara yang salah? Bagaimana jika mereka kesal dan tidak mengatakan apa-apa? Sebagian besar waktu, tidak ada orang lain yang berpikir dua kali tentang hal itu-tetapi itu tidak menghentikan pikiran pemikir yang berlebihan untuk menelusuri setiap kemungkinan interpretasi.
2. Mereka berjuang untuk "mematikan" di malam hari
Bagi saya, waktu tidur bukan hanya tentang tidur, ini tentang memilah-milah setiap pemikiran yang belum selesai sepanjang hari. Saya akan berbaring kelelahan, tetapi saat kepala saya membentur bantal, otak saya memutuskan sudah waktunya untuk bekerja keras.
Saya mulai memikirkan email yang perlu saya kirim, percakapan yang seharusnya saya tangani secara berbeda, dan kenangan acak dari tahun lalu yang tiba-tiba terasa penting. Kadang-kadang, saya bahkan mengingatkan diri saya untuk berhenti terlalu banyak berpikir... yang, tentu saja, hanya mengarah pada lebih banyak pemikiran berlebihan.
Bagi orang-orang yang bergumul dengan pikiran yang terburu-buru, malam hari bisa terasa seperti lingkaran analisis dan kekhawatiran yang tak ada habisnya. Dan betapapun lelahnya kita, otak kita menolak untuk menekan tombol jeda.
3. Mereka menebak-nebak bahkan keputusan kecil sekalipun

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
