Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Maret 2025 | 14.44 WIB

Orang yang Jarang Nimbrung Jadwalkan Bukber di Chat Grup WA, Biasanya Memiliki 8 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

Terdapat penjelasan psikologi seseorang yang tak kunjung balas chat WA. (freepik) - Image

Terdapat penjelasan psikologi seseorang yang tak kunjung balas chat WA. (freepik)

JawaPos.com - Memasuki bulan Ramadhan, biasanya grup chat WA teman masa lalu di media sosial mulai kembali aktif mengajak untuk buka bersama. Tak semua ikut nimbrung dalam obrolan di grup itu.

Banyak di antara mereka cuma jadi silent reader di grup itu meski mereka selalu online. Mungkin sesekali kasih emoji, tapi jarang banget ikut ngobrol. Kenapa, sih?

Ternyata, ada alasan psikologis di balik kebiasaan ini. Bukan cuma karena pemalu atau malas, tapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi orang jarang ikut nimbrung dalam obrolan di chat grup saat merencanakan buka bersama.

Berikut ini delapan alasannya, dikutip dari News Reports, Minggu (2/4) dengan konteks yang sudah disesuaikan.

1. Terlalu Banyak Overthinking

Ada orang yang sebelum mengirim pesan, sudah kebanyakan mikir: "Kalau aku bilang ini, bakal ada yang bales nggak?", "Jangan-jangan terdengar aneh?", "Apa mereka bakal paham maksudku?".

Akhirnya, karena kebanyakan mikir, mereka nggak jadi ngomong sama sekali di chat grup. Bagi mereka ini, lebih aman diam daripada salah bicara.

2. Merasa Komentarnya Tak Penting

Beberapa orang diam di grup bukan karena nggak tertarik untuk bertemu kembali sambil bukber, tapi mereka merasa apa yang mau mereka katakan nggak akan memberi pengaruh apa-apa.

Misalnya, saat obrolan lagi seru, mereka mikir, "Ah, kalau aku nimbrung, nggak ada yang peduli juga," atau "Momen buat ngomong ini sudah lewat."

Akhirnya, mereka memilih untuk diam dan membiarkan obrolan berjalan tanpa mereka.

3. Takut Dinilai Negatif

Bagi sebagian orang, mengirim pesan di grup itu berisiko. Ada ketakutan kalau apa yang mereka katakan bakal dianggap nggak nyambung, kurang lucu, atau malah bikin canggung.

Jadi, daripada merasa malu atau diabaikan, mereka memilih untuk tetap diam dan mengamati saja.

4. Merasa Kurang Nyambung dengan Grup

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore