
seseorang yang selalu membuat komentar saat kesal./Freepik/Flowo
Jawapos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menganggap agresif pasif sebagai sesuatu yang dilakukan orang lain—rekan kerja yang sulit ditebak, pasangan yang diam-diam menyindir, atau teman yang suka memberikan “pujian” yang terasa menusuk.
Namun, tanpa disadari, perilaku ini kadang muncul dari diri kita sendiri, terutama ketika sedang jengkel atau merasa tidak didengarkan.
Psikologi menggambarkan agresif pasif sebagai ekspresi kemarahan atau frustrasi secara tidak langsung.
Bukan dengan konfrontasi terbuka, melainkan lewat komentar halus, sarkasme, atau diam yang disengaja.
Dan menariknya, banyak orang yang melakukan ini tanpa memahami bahwa itu adalah tanda agresif pasif.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (4/12), jika Anda pernah mengucapkan delapan jenis komentar berikut saat sedang kesal, mungkin Anda lebih agresif pasif dari yang Anda kira.
1. “Terserah kamu deh.”
Kalimat klasik ini terlihat simpel, tapi seringkali mengandung campuran kekecewaan, sindiran, dan rasa tidak dihargai.
Anda sebenarnya ingin sesuatu, namun menahannya sambil berharap orang lain akan mengerti—tanpa harus mengatakannya secara langsung.
Masalahnya? Orang lain tak selalu bisa membaca pikiran.
Dan saat “terserah” diucapkan dengan nada dingin, itu jadi alat untuk membuat mereka merasa bersalah.
2. “Aku nggak marah, kok.” (Padahal jelas marah)
Ini adalah bentuk agresif pasif paling umum.
Anda menolak mengakui perasaan negatif, namun tetap menunjukkan tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang salah—dari nada suara yang berubah, tatapan singkat, hingga cara menjawab yang pendek-pendek.
Alih-alih menyelesaikan masalah, ini justru membuat orang lain bingung dan tertekan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
