Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 November 2025 | 03.05 WIB

5 Cara Tepat Menemani Pasangan yang Sedang Berduka: Jangan Sampai Salah Ucap!

Wanita yang sedang berduka (dok. freepik) - Image

Wanita yang sedang berduka (dok. freepik)

JawaPos.com - Menghadapi pasangan yang sedang berduka adalah salah satu tantangan terbesar dalam sebuah hubungan. Rasa kehilangan bisa sangat melumpuhkan, dan sebagai pendamping, niat baik saja tidak cukup. 

Kamu perlu tahu cara menunjukkan dukungan yang benar, yang membuat pasangan merasa aman, didengarkan, dan tidak sendirian dalam kesedihannya. Mendampingi pasangan yang sedang berkabung membutuhkan empati, kesabaran, dan pemahaman bahwa proses duka setiap orang sangat unik.

Agar kamu bisa menjadi sumber kenyamanan dan kekuatan, ada lima hal penting yang perlu kamu lakukan untuk menunjukkan dukungan yang efektif. Ini bukan tentang mencari kata-kata yang sempurna, melainkan tentang tindakan dan kehadiran yang tulus, yang membantunya melewati masa-masa sulit ini. 

Lima hal ini akan membimbingmu untuk berada di sana dengan cara yang paling ia butuhkan seperti dirangkum dari laman Your Tango!

1. Pahami: Terkadang Kehadiran Diam Lebih Berharga

Dalam duka, ada perbedaan umum dalam cara orang memprosesnya. Beberapa orang mungkin merasa perlu bicara terus-menerus, sementara yang lain mungkin ingin menarik diri. Kuncinya adalah jangan berasumsi kamu tahu persis apa yang ia rasakan. 

Menghindari kalimat seperti, "Aku tahu persis bagaimana perasaanmu,” sangat penting, karena setiap patah hati itu unik. Kehilangan yang kamu alami berbeda dengan yang ia rasakan. 

Jika kamu ragu harus berkata apa, kehadiran fisikmu sudah cukup. Cukup tawarkan pelukan dan tunjukkan kesediaan untuk mendengarkan tanpa menghakimi. Ingatlah, kamu tidak selalu harus mengatakan sesuatu yang menghibur, terkadang, diam itu emas.

2. Dorong Pasangan untuk Bicara, Bahkan Jika Ia Mengulang Cerita yang Sama

Meskipun di awal masa berkabung pasangan mungkin perlu waktu sendiri, setelah beberapa minggu atau bulan berlalu, ia akan mulai perlu membicarakan hubungannya dengan mendiang. 

Mereka seringkali perlu mengulang cerita yang sama berulang kali. Ini adalah bagian penting dari proses, karena semakin sering ia menceritakan momen kematian, semakin cepat hal itu menjadi kenyataan baginya. Kamu bisa membuka percakapan dengan pertanyaan lembut dan terbuka, misalnya “Bagaimana kabarmu hari ini.” Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan kepedulian tanpa memaksa.

3. Berada di Sana, Meskipun Kamu Tidak Dekat dengan Mendiang

Meskipun kamu mungkin tidak mengenal orang yang meninggal secara mendalam, pasanganmu tetap membutuhkan dukunganmu saat ia menghadapi atau mengantisipasi kehilangan. 

Jika ia meminta kamu untuk menemaninya menjenguk kerabat yang sakit atau hadir di pemakaman, jangan menolak, ragu, atau mengatakan itu "terlalu berat." Dukunganmu adalah untuk pasanganmu, bukan untuk kerabatnya. 

Kehadiranmu menunjukkan bahwa kamu cukup peduli dengan hubungan kalian untuk menemaninya melewati masa paling sulit. Upaya ini akan sangat dihargai dan memungkinkan pasanganmu fokus pada duka dan keluarganya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore