
Ilustrasi seseorang sedang melihat ke cermin, namun bayangannya menampilkan citra diri yang kurang dari orang lain, menggambarkan perbandingan yang tidak sehat./Freepik
JawaPos.com - Mengejar kebahagiaan sejati sering kali terhambat oleh kebiasaan membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain.
Perilaku ini, jika dilakukan terus-menerus, akan menciptakan siklus ketidakpuasan yang tidak pernah berakhir. Hal ini membuat kita merasa selalu kekurangan.
Melansir dari Geediting.com Rabu (1/10), psikologi mengidentifikasi beberapa cara tidak sehat dalam perbandingan diri ini.
Orang yang jarang merasa bahagia sering menggunakan perbandingan sebagai alat untuk memvalidasi harga diri. Ini adalah cara yang tidak produktif dan beracun bagi jiwa.
1. Terus Mengukur Harga Diri Berdasarkan Pencapaian Orang Lain
Orang yang tidak bahagia cenderung mengukur nilai dirinya dengan tolok ukur kesuksesan orang lain.
Mereka melihat keberhasilan orang lain sebagai cerminan kegagalan pribadi mereka sendiri. Kebiasaan ini adalah hal tidak sehat karena setiap orang memiliki perjalanan hidup yang sangat unik.
2. Membandingkan yang Terburuk Milik Diri dengan yang Terbaik Milik Orang Lain
Mereka membandingkan seluruh kehidupan mereka yang penuh pasang surut dengan "sorotan" hidup orang lain.
Ini sering terjadi saat melihat unggahan media sosial yang hanya menampilkan momen sempurna. Perbandingan tidak adil ini pasti akan menyebabkan perasaan tidak memadai.
3. Percaya Bahwa Semua Orang Lain Sudah Menguasai Hidup Mereka
Orang-orang ini sering merasa bahwa hanya mereka yang masih kesulitan menemukan arah hidup.
Mereka melihat rekan-rekan mereka seolah sudah mencapai setiap tonggak kehidupan dengan sempurna. Padahal, pada kenyataannya, semua orang juga sedang berproses dan belajar.
4. Berfokus pada Perbandingan Berbasis Materialistis
Satu di antara jebakan perbandingan umum adalah menyamakan kebahagiaan dengan kepemilikan materi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
