Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 01.35 WIB

Anda Sering Pindah-Pindah Hobi? Kenali Apa Itu ADHD, Penyebab & Strategi Agar Lebih Konsisten Menjalani Hobi

Ilustrasi seseorang yang memiliki banyak hobi. - Image

Ilustrasi seseorang yang memiliki banyak hobi.

JawaPos.com – Mengapa seseorang berpindah hobi dengan cepat menjadi pertanyaan yang sering muncul, terutama di era ketika pilihan aktivitas begitu melimpah. 

Ada orang yang tiba-tiba membeli peralatan melukis lengkap, lalu sebulan kemudian sudah beralih ke fotografi, dan tak lama setelah itu terobsesi dengan memasak. 

Fenomena ini bukan sekadar kurang konsisten atau gampang bosan, melainkan bisa terkait dengan kondisi otak yang berbeda, salah satunya ADHD.

Penelitian menunjukkan bahwa otak dengan ADHD memiliki pola hyperfixation. 

Hyperfixation adalah kecenderungan untuk tenggelam secara intens pada suatu hobi atau proyek baru, lalu cepat kehilangan minat ketika tantangan muncul atau sensasi barunya memudar. 

Hal ini erat kaitannya dengan fluktuasi dopamin, zat kimia otak yang memicu rasa senang dan motivasi. 

Pada awalnya, lonjakan dopamin membuat aktivitas terasa sangat menarik, namun ketika kadar dopamin menurun, minat pun ikut meredup.

Di kalangan orang dewasa dengan ADHD, berpindah hobi secara cepat bukanlah hal langka. 

Banyak yang menggambarkan dirinya sebagai “all in” saat mencoba hal baru—membaca semua buku, membeli perlengkapan, bahkan menghabiskan banyak waktu di awal—namun kemudian meninggalkannya begitu saja.

Lalu, apa saja alasannya dibalik seorang ADHD yang kehabisan masa hyperfiksasinya? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari Healthline, Milennial Therapy dan The Mini ADHD Coach.

ADHD dan Peran Dopamin dalam Otak

Meski penyebab pasti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) belum sepenuhnya diketahui, para peneliti sejak lama menaruh perhatian pada peran dopamin atau zat kimia otak yang berfungsi sebagai pengantar pesan antar-neuron. 

Dopamin berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari mulai dari mengatur suasana hati, daya ingat kerja, fokus perhatian, hingga kemampuan membuat keputusan. 

Ia juga berkaitan dengan rasa puas dan sensasi “reward” ketika seseorang berhasil mencapai sesuatu. Inilah yang membuat zat ini memiliki julukan zat “bahagia”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore