
Ilustrasi orang-orang yang tumbuh sebelum tahun 1980./freepik
JawaPos.com - Hidup sebelum tahun 1980 jelas berbeda jauh dengan kehidupan sekarang yang serba mudah berkat teknologi.
Pada masa itu, orang tidak bisa mengandalkan ponsel pintar atau internet, untuk menyelesaikan berbagai urusan sehari-hari.
Segala sesuatu menuntut kemandirian, kesabaran, serta keterampilan praktis yang terbentuk dari kebiasaan hidup yang sederhana.
Keterampilan-keterampilan ini bukan sekadar kebiasaan sepele, melainkan bekal berharga yang membuat generasi lama tumbuh lebih tangguh dan mandiri.
Kini, di tengah era digital yang serba instan, keterampilan semacam itu nyaris terlupakan, padahal di baliknya tersimpan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana cara bertahan hidup tanpa bantuan teknologi canggih.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Kamis (25/9), berikut merupakan 10 keterampilan bertahan hidup yang dikuasai oleh orang-orang yang tumbuh sebelum tahun 1980.
1. Membaca peta kertas tanpa panik
Dulu, sebelum ada GPS atau aplikasi peta di ponsel, orang harus mengandalkan peta kertas untuk menemukan arah jalan. Mereka belajar memahami skala, menghitung jarak, dan mengingat tanda-tanda jalan agar tidak tersesat.
Saat perjalanan, mereka mengandalkan ingatan, penanda lokasi, dan insting pribadi untuk tahu di mana posisi mereka berada.
Membaca peta kertas juga melatih otak untuk berpikir secara visual dan spasial. Walaupun lebih sulit, ada kepuasan tersendiri ketika berhasil sampai ke tujuan hanya dengan bantuan peta kertas.
2. Memperbaiki barang dengan alat seadanya
Orang-orang yang tumbuh di era sebelum 1980-an cenderung terbiasa memperbaiki barang yang rusak dengan alat seadanya. Hanya dengan tang, obeng, lakban, atau pelumas sederhana, mereka bisa mengatasi banyak masalah.
Dari pengalaman itu, lahirlah pemahaman bahwa barang bukanlah misteri yang sulit dipahami, tetapi sesuatu yang bisa diperbaiki dengan logika dan kreativitas.
Kebiasaan ini membuat orang lebih mandiri dan tidak mudah menyerah saat menghadapi masalah teknis.
3. Menghafal nomor telepon

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
