Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 September 2025 | 16.25 WIB

5 Frasa Berbahaya yang Sering Diucapkan Suami Kepada Istri, Tanda Hubungan Pernikahan Tidak Sehat

Ilustrasi pernikahan yang tidak sehat karena suami kerap mengatakan frasa-frasa yang membahayakan hubungan. (Freepik) - Image

Ilustrasi pernikahan yang tidak sehat karena suami kerap mengatakan frasa-frasa yang membahayakan hubungan. (Freepik)

JawaPos.com - ​Dalam hubungan, komunikasi adalah fondasi yang penting. Namun, terkadang ada frasa yang sering diucapkan pasangan yang sebenarnya bisa menjadi sinyal bahaya. 

Frasa-frasa ini bukan sekadar kata-kata biasa, melainkan taktik untuk menghindari tanggung jawab, meremehkan perasaan, dan memanipulasi kamu.

Jika suamimu sering menggunakan frasa ini, ada kemungkinan ia tidak benar-benar menghargai atau peduli dengan perasaanmu.

​Memahami makna di balik frasa ini sangat penting untuk melindungi diri secara emosional. Hubungan yang sehat dibangun atas dasar rasa hormat, empati, dan tanggung jawab.

Jika kamu terus-menerus merasa tidak didengarkan, diremehkan, atau disalahkan atas perasaanmu sendiri, sudah saatnya kamu mulai waspada. 

Berikut adalah 5 frasa yang bisa jadi tanda bahwa suamimu bukanlah orang yang baik untukmu, seperti dirangkum dari laman Your Tango.

1.​‘Itu cuma candaan’

Ketika seseorang menyakitimu dan kemudian menarik ucapannya dengan alasan "itu cuma candaan", ia sedang menghindari tanggung jawab atas perilakunya yang menyakitkan atau kasar.

Humor seharusnya meredakan ketegangan, bukan menjadi senjata untuk memanipulasi. Jika frasa ini terus-menerus digunakan untuk menutupi perlakuan buruk, ini adalah tanda bahwa suamimu tidak memikirkan perasaanmu.

2. ​‘Saya tidak bermaksud seperti itu’

Pasangan yang sehat akan meminta maaf dan bertanggung jawab ketika mereka membuat kesalahan. Mereka mungkin tidak selalu sependapat, tetapi mereka akan memberi ruang untuk emosimu. 

Sebaliknya, jika suamimu sering menggunakan frasa ini, ia sedang mencoba membatalkan atau meremehkan perasaanmu, yang bisa membuatmu merasa tidak dihargai secara emosional.

3. ​‘Kamu selalu dramatis’

Frasa ini adalah bentuk gaslighting, sebuah taktik manipulasi untuk membuatmu meragukan realitas dan perasaanmu sendiri. 

Jika suamimu sering mengatakan kamu "bereaksi berlebihan" atau "terlalu dramatis", terutama saat kamu merasa sendirian dan tidak didengarkan, ia mungkin sedang menutupi ketidakamanannya sendiri atau sengaja memanipulasi perasaanmu.

4. ​'Saya hanya mengatakan apa adanya'

Bersembunyi di balik "kejujuran yang brutal" adalah cara bagi orang manipulatif untuk menyakiti orang lain tanpa merasa bersalah.

Mereka menggunakan frasa ini untuk menutupi ucapan yang menyakitkan, agresivitas pasif, dan perilaku manipulatif. 

Jika kamu terus-menerus merasa terluka dan tidak dihargai meskipun ia mengklaim "jujur", ia mungkin bukanlah orang yang baik.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore