Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Juli 2025 | 19.50 WIB

8 Prinsip Hidup Orang yang Tetap Tenang dalam Kekacauan Menurut Psikologi

prinsip hidup orang yang tetap tenang dalam kekacauan kata Psikologi (Freepik/ jcomp) - Image

prinsip hidup orang yang tetap tenang dalam kekacauan kata Psikologi (Freepik/ jcomp)

JawaPos.com – Psikologi menyoroti prinsip hidup tertentu yang membuat seseorang mampu tetap tenang di tengah kekacauan.

Ketahanan emosional dalam situasi sulit sering kali mencerminkan prinsip psikologis yang tertanam kuat dalam pola pikir individu.

Sikap tenang di tengah kekacauan menjadi indikasi dari kedewasaan psikologis yang terbentuk dari pengalaman dan nilai hidup.

Menurut psikologi, prinsip hidup seperti ini menunjukkan stabilitas mental yang berperan besar dalam menghadapi tekanan.

Dilansir dari geediting.com pada Selasa (22/7), bahwa ada delapan prinsip hidup orang yang tetap tenang dalam kekacauan menurut Psikologi.

  1. Menerima hal-hal yang tak terduga

Orang yang mampu mempertahankan ketenangan saat menghadapi situasi sulit memiliki cara pandang khusus terhadap kehidupan.

Mereka menyadari bahwa kehidupan penuh dengan ketidakpastian dan tidak selalu berjalan sesuai rencana yang telah dibuat.

Alih-alih melawan atau menolak hal-hal yang tak terduga, mereka justru menerimanya sebagai bagian alamiah dari perjalanan kehidupan.

Penerimaan ini menciptakan semacam bantalan mental yang melindungi mereka dari stres dan kepanikan berlebihan.

Dengan menerima ketidakpastian, mereka dapat menavigasi situasi menantang dengan lebih anggun dan membuat keputusan yang lebih bijaksana.

  1. Melatih kesadaran penuh

Kesadaran penuh atau mindfulness menjadi alat yang sangat efektif untuk menjaga ketenangan di tengah situasi yang membingungkan.

Teknik ini mengajarkan seseorang untuk fokus pada momen saat ini, bukan terjebak dalam pemikiran tentang masa lalu atau kekhawatiran masa depan.

Dengan melatih kesadaran penuh, seseorang belajar mengamati emosi dan pikiran tanpa menghakimi atau bereaksi berlebihan.

Praktik ini membantu menciptakan ruang mental yang memungkinkan seseorang untuk merespons situasi dengan lebih bijaksana daripada bereaksi secara impulsif.

Latihan pernapasan dan observasi terhadap sensasi tubuh menjadi bagian penting dari praktik kesadaran penuh yang dapat diterapkan kapan saja.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore