
Ilustrasi, seseorang yang sedang belajar bagaimana meningkatkan kemampuan komunikasinya. Freepik/ freepik.
JawaPos.com - Keberhasilan sebuah hubungan, apa pun itu, dapat dilihat dari bagaimana caranya berkomunikasi.
Tetapi, tidak semua orang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bahkan sering kali menyebabkan komunikasi terputus.
Bagi Anda yang demikian, perlu untuk memelajari bagaimana caranya berkomunikasi dengan efektif.
Dilansir JawaPos.com dari timesofindia pada Kamis (26/6), berikut ini lima kebiasaan dan tips sederhana yang mampu meningkatkan kemampuan komunikasi Anda, sehingga tercipta komunikasi yang efektif.
1. Berlatih Mendengarkan secara Efektif
Sebagian besar orang bila dibahas mengenai komunikasi, pasti fokus tentang bagaimana caranya berbicara. Namun, tahukah kalau komunikasi yang efektif itu dimulai dari kemampuan mendengarkan secara aktif.
Mendengarkan secara aktif, maksudnya memberikan perhatian penuh kepada seseorang yang sedang berbicara, menghindari interupsi, serta menunjukkan minat melalui bahasa tubuh.
Gerakan seperti mengangguk, menjaga kontak mata, dan mengulang apa yang dikatakan sudah menunjukkan bahwa Anda terlibat dalam percakapan. Tidak hanya membangun kepercayaan, namun juga menghindari kesalahpahaman.
Sebuah penelitian dari Harvard Business Review menunjukkan bahwa mendengarkan secara aktif mampu memperkuat hubungan profesional.
Selain itu, membantu orang lain ketika harus membuat keputusan sulit dalam hidupnya. Jadi, mulai sekarang, bangun kebiasaan untuk mendengarkan secara aktif.
2. Berpikir sebelum Berbicara
Daripada bereaksi terhadap segala hal, lebih baik belajarlah untuk berhenti sejenak sebelum menanggapinya, khususnya dalam percakapan emosional.
Berhenti sejenak sama saja dengan memberikan waktu pada otak Anda untuk memproses pikiran dan menghindari tanggapan impulsif yang kemungkinan besar Anda sesali. Berusahalah bersikap bijaksana dalam perkataan. Kebiasaan ini selain meningkatkan kejelasan, namun juga mengurangi konflik.
Sebuah makalah penelitian terbaru dengan judul The Power of Pausing in Conversation tahun 2025 menunjukkan kalau berhenti sejenak dalam percakapan akan mendorong umpan balik verbal yang positif dari orang lain.
Dengan kata lain, memberikan jeda sejenak mampu meningkatkan persepsi interpersonal Anda. Jadi, mulai latihlah kebiasaan satu ini dari sekarang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
