Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 17.41 WIB

Merasa Kesepian Padahal Dikelilingi Banyak Orang? Ini 6 Cara Ampuh Bangun Koneksi Nyata yang Jarang Diajarkan

seseorang yang merasa kesepian di sekitar teman dan keluarga (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang merasa kesepian di sekitar teman dan keluarga (Freepik/freepik)

JawaPos.com – Pernah merasa hampa meski sedang berada di tengah keramaian? Hati terasa kosong, padahal di sekelilingmu ramai oleh suara dan tawa? Jangan anggap remeh, bisa jadi itu tanda bahwa kamu mengalami kesepian emosional yang tersembunyi.

Menurut Social neuroscientist John Cacioppo, kesepian bisa menghantui seseorang meski berada di lingkungan sosial yang ramai. Lebih dari itu, efeknya tidak main-main yakni dapat mengganggu tidur bahkan meningkatkan risiko kematian.

Namun ada kabar baik. Membangun koneksi yang bermakna bukan bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa dipelajari oleh siapa saja. Kuncinya ada dalam perubahan pola pikir dan kesadaran emosional.

Berikut enam langkah mudah dan efektif untuk mengubah cara berpikir dan menciptakan hubungan yang lebih tulus dan bermakna:

1. Ubah Pikiran “Apa Untungnya Buat Saya?” Jadi “Apa yang Bisa Saya Perhatikan?”

Sering datang ke tempat baru dan langsung menilai siapa yang menarik atau bermanfaat? Pendekatan ini justru bisa membuatmu kehilangan kesempatan membangun koneksi.

Cara mengubah: Latih diri memperhatikan detail kecil seperti senyuman atau intonasi suara orang lain.

Alasannya: Pendengaran yang fokus membuat orang merasa didengar dan dihargai, yang memperkuat rasa percaya.

Latihan: Tarik napas dalam-dalam sebelum berbicara, lalu fokuskan perhatianmu pada warna pakaian atau ekspresi lawan bicara.

2. Dari “Saya Tidak Cukup Baik” ke “Semua Orang Punya Ketidaksempurnaan”

Pikiran seperti “Saya terlalu biasa” atau “Saya tidak menarik” justru menciptakan jarak dengan orang lain.

Cara mengubah: Tumbuhkan rasa kasih sayang pada diri sendiri.

Alasannya: Rasa kasih sayang terhadap diri sendiri membantu menghilangkan perasaan tidak aman dan memancarkan kehangatan yang menarik perhatian orang lain.

Latihan: Ulangi dalam hati, “Semua orang berjuang dengan cara mereka sendiri. Saya akan bersikap baik pada diri saya sendiri.”

3. Fokus Bukan pada “Bagaimana Penampilanku?” tapi “Bagaimana Perasaan Mereka?”

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore