Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 06.45 WIB

Orang yang Hidup dengan Tenang dan Jernih Sering Mempraktikkan 8 Bentuk Penerimaan, Ini Menurut Psikologi

seseorang yang hidup tenang dan jernih./Freepik. - Image

seseorang yang hidup tenang dan jernih./Freepik.

JawaPos.com - Dalam kehidupan yang penuh tekanan, harapan yang sering tak sejalan dengan kenyataan, dan dinamika hubungan antar manusia yang kompleks, kedamaian batin bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba.

Menurut psikologi, salah satu kunci hidup yang tenang dan jernih adalah kemampuan untuk menerima—baik diri sendiri, orang lain, maupun situasi yang tidak bisa dikendalikan.

Orang-orang yang tampak damai, jarang meledak emosi, dan mampu berpikir jernih dalam situasi sulit, biasanya bukan karena hidup mereka lebih mudah, tetapi karena mereka memiliki kemampuan tinggi dalam berlatih penerimaan.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (17/6), terdapat 8 bentuk penerimaan yang sering dipraktikkan oleh orang-orang yang hidup dengan tenang dan jernih, menurut sudut pandang psikologi:

1. Penerimaan Diri Tanpa Syarat

Psikologi humanistik menekankan pentingnya unconditional self-acceptance atau penerimaan diri tanpa syarat.

Orang yang hidup tenang tidak terus-menerus menyalahkan diri sendiri atas masa lalu atau kelemahannya.

Mereka memahami bahwa setiap manusia pasti punya kekurangan, dan itu tidak membuat mereka tidak layak dicintai atau dihargai.

Mereka tidak menunggu "sempurna" untuk bisa menerima dan mencintai dirinya sendiri.

Penerimaan ini menurunkan kecemasan, meningkatkan rasa syukur, dan memperkuat kepercayaan diri yang sehat.

2. Penerimaan terhadap Emosi yang Datang dan Pergi

Alih-alih melawan atau menyangkal emosi negatif seperti marah, sedih, atau takut, orang yang tenang belajar untuk mengizinkan emosi hadir.

Pendekatan ini dikenal dalam terapi Acceptance and Commitment Therapy (ACT)—sebuah pendekatan psikologi modern yang mendorong penerimaan terhadap pengalaman internal sebagai bagian dari proses penyembuhan.

Dengan menerima emosi alih-alih menekannya, seseorang justru bisa memproses dan melepaskannya dengan lebih efektif.

Ini menciptakan ketenangan yang mendalam.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore