
Ilustrasi seseorang yang merasa tertinggal. (Freepik)
JawaPos.com - Ada kalanya seseorang merasa tertinggal saat melihat teman-temannya merayakan berbagai pencapaian hidup seperti memiliki rumah baru, menikah, atau memiliki anak. Meskipun sudah mapan secara usia dan kondisi, perasaan ragu bisa muncul seolah ada kereta kehidupan yang sudah terlewat.
Rasa seperti “dijeda” oleh semesta ini sebenarnya wajar. Namun yang sering tidak disadari, jeda tersebut justru bisa menjadi landasan untuk sesuatu yang lebih bermakna dan berjangka panjang.
Banyak orang merasa tertinggal hanya karena jalan hidupnya tidak sesuai ekspektasi umum. Padahal, bisa jadi justru sedang membangun pondasi kesuksesan yang lebih kokoh dan selaras dengan tujuan pribadi.
Dilansir dari The Vessel pada Minggu (7/6), terdapat beberapa situasi yang sering disalahartikan sebagai kemunduran. Padahal jika dilihat lebih dalam, pengalaman-pengalaman ini justru membawa seseorang semakin dekat pada versi terbaik dari dirinya sendiri.
1. Pernah Meragukan Arah Karier
Ketika mulai mempertanyakan jalur karier yang sedang dijalani, wajar bila muncul perasaan sedang melangkah mundur. Apalagi saat melihat rekan sebaya yang tampak mantap menapaki jalan karier mereka.
Namun keraguan bukanlah kemunduran, melainkan proses penyaringan nilai dan keinginan pribadi. Momen inilah yang sering kali membentuk arah baru yang lebih sesuai dengan jati diri.
2. Mengambil Risiko yang Tidak Sesuai Harapan
Mencoba sesuatu yang baru, seperti membangun usaha sendiri atau pindah ke kota lain, membutuhkan keberanian besar. Namun, ketika hasilnya tak seperti yang dibayangkan, kekecewaan pun tak terhindarkan.
Meski terasa seperti kegagalan, langkah berani ini justru menjadi pelajaran penting. Dari sini seseorang belajar beradaptasi, menyelesaikan masalah, dan membangun ketangguhan mental.
3. Merasa Orang Lain Melaju Lebih Cepat
Melihat orang lain menikah, memiliki anak, atau mendapatkan promosi bisa memicu perasaan tertinggal. Apalagi ketika belum yakin dengan apa yang sebenarnya diinginkan dari hidup.
Namun, menjalani hidup di jalur yang berbeda bukan berarti salah. Justru, hal ini memberi ruang untuk mengeksplorasi pilihan yang benar-benar sesuai dengan nilai dan keinginan pribadi.
4. Memilih Pertumbuhan Diri Dibandingkan Ekspektasi Sosial
Menghabiskan waktu untuk refleksi diri, mengikuti terapi, atau menjalani gaya hidup yang tenang bisa terasa berbeda dari lingkungan sekitar. Kadang timbul perasaan tidak sesuai dengan standar sosial.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
