Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 13.10 WIB

5 Alasan Psikologis Kenapa Anda Sulit Melupakan Seseorang Meski Hubungan Sudah Berakhir

ilustrasi Masih Sering Nungguin Dia? Ini 6 Cara Ampuh Biar Kamu Bisa Move On Sepenuhnya! / freepik - Image

ilustrasi Masih Sering Nungguin Dia? Ini 6 Cara Ampuh Biar Kamu Bisa Move On Sepenuhnya! / freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa begitu sulit melupakan seseorang, bahkan ketika hubungan tersebut tidak pernah benar-benar nyata?

Mungkin hanya sebatas gebetan, mantan, atau bahkan sosok yang tidak pernah hadir dalam hidup secara langsung, tetapi bayangannya terus hidup dalam pikiran Anda.

Setiap kali mencoba untuk fokus ke masa depan, ingatan tentang dia kembali datang dan membuat hati terasa sesak.

Jika Anda sedang berada dalam fase ini, percayalah bahwa Anda tidak sendiri. Banyak orang mengalami kesulitan serupa.

Move on bukan sekadar soal waktu, tetapi juga soal proses batin yang tidak selalu mudah dijalani.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam 5 alasan psikologis utama yang membuat seseorang sulit melepaskan masa lalu, serta bagaimana menyikapinya dengan bijak yang dihimpun dari kanal YouTube Kehidupan Bijaksana pada Senin (12/05).

1. Masih Memiliki Harapan yang Terlalu Tinggi
Salah satu alasan terbesar seseorang sulit melupakan adalah karena dalam hati kecilnya masih menyimpan harapan.

Harapan bahwa suatu saat dia akan kembali, atau bahwa cerita cinta yang telah usai itu masih bisa dilanjutkan di masa depan.

Harapan seperti ini terasa manusiawi, karena kita cenderung sulit menerima kehilangan terhadap sosok yang pernah begitu berarti.

Namun, harapan yang tidak realistis justru bisa menjadi jerat yang membuat Anda terus terjebak dalam bayangan masa lalu.

Anda mungkin mengabaikan kenyataan bahwa hubungan itu telah berakhir, dan mengabaikan berbagai tanda bahwa peluang untuk bersama kembali sudah sangat kecil.

Energi Anda pun terfokus bukan pada pemulihan diri, melainkan pada skenario “bagaimana jika” yang hanya hidup dalam pikiran.

Penting untuk jujur pada diri sendiri: apakah harapan itu benar-benar membantu, atau justru menyakiti Anda?

Menerima kenyataan memang tidak mudah, tetapi itu adalah langkah awal menuju penyembuhan.

Anda berhak bahagia tanpa harus menanti masa lalu yang belum tentu kembali.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore