
Ilustrasi seseorang yang mudah dicintai dan dihormati. (Freepik).
JawaPos.com - Dalam interaksi sehari-hari, sikap seseorang saat berbicara dan mendengarkan bisa berdampak besar terhadap bagaimana ia dipandang oleh orang lain.
Ketika seseorang berbicara dengan nada yang sopan atau mendengarkan dengan penuh perhatian, secara alami ia akan lebih disukai dan dihormati.
Namun, membangun komunikasi yang efektif bukan sekadar soal berbicara dengan baik. Psikologi menyebutkan bahwa interaksi manusia memiliki banyak lapisan dan membutuhkan pemahaman serta empati untuk bisa benar-benar bermakna.
Beberapa orang memang tampak lebih mudah disenangi karena mereka terbiasa menunjukkan kebiasaan komunikasi tertentu yang memperkuat hubungan secara emosional.
Dilansir dari Geediting pada Senin (12/5), ada delapan kebiasaan yang disebut sebagai kunci seseorang lebih mudah dicintai dan dihormati.
1. Mendengarkan Secara Aktif
Setiap orang pada dasarnya ingin didengar, bukan hanya didengarkan kata-katanya, tetapi juga perasaan yang ada di baliknya. Mendengarkan aktif melibatkan perhatian penuh terhadap lawan bicara tanpa terganggu oleh hal lain.
Bukan sekadar mengangguk atau memberi respons singkat, tetapi benar-benar hadir dalam percakapan, memahami sudut pandang lawan bicara, dan menunjukkan ketertarikan yang tulus. Kebiasaan ini memberikan kesan bahwa lawan bicara penting dan dihargai.
Psikologi menilai bahwa kemampuan mendengarkan aktif termasuk kebiasaan komunikasi yang membuat seseorang lebih mudah disukai dan dihormati karena mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman dalam komunikasi.
2. Menunjukkan Sikap Positif yang Tulus
Sikap positif yang konsisten, bahkan saat menghadapi tantangan, merupakan salah satu bentuk komunikasi yang membuat seseorang terasa menyenangkan untuk diajak berinteraksi. Bukan karena berpura-pura bahagia, tetapi karena memiliki pola pikir yang terbuka dan optimis.
Seseorang yang mampu melihat sisi baik dari situasi sulit biasanya lebih mampu memberi pengaruh positif pada sekitarnya. Ucapan yang membangun dan senyum yang tulus dapat meningkatkan semangat orang lain.
Psikologi menyebutkan bahwa sikap ini bersifat menular dan membuat orang merasa lebih nyaman, sehingga hubungan sosial pun menjadi lebih erat.
3. Konsisten dalam Perilaku dan Ucapan
Konsistensi menunjukkan komitmen dan integritas dalam komunikasi. Seseorang yang dapat diandalkan dalam kata-kata maupun tindakan akan lebih mudah dipercaya dan dihargai oleh orang lain.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
