Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 03.39 WIB

Sudah Punya Pasangan Tapi Malah Naksir Orang Lain? Apakah Itu Salah? Ini Jawaban Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang menyukai dua perempuan/freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang menyukai dua perempuan/freepik

JawaPos.com - Mungkin anda pernah mengalami momen di mana hubungan terasa biasa saja dan hambar. Seketika itu juga biasanya muncul seseorang yang tampak menarik dan terasa memahami anda secara emosional.

Perasaan bosan inilah yang sering memicu timbulnya ketertarikan, meskipun anda sudah terikat di dalam komitmen yang serius bersama pasangan.

Ada banyak alasan mengapa hal ini bisa terjadi, mulai dari rasa bosan di dalam rutinitas, membayangkan sosok ideal dari orang yang sedang anda sukai, atau hubungan yang sudah tidak seru lagi.

Anda perlu menyikapi situasi ini dengan hati-hati. Jika tidak, bukan tak mungkin anda terjebak di dalam perilaku yang menyakiti perasaan pasangan seperti perselingkuhan.

Agar anda bisa memahami dan mengelola perasaan ini dengan lebih baik, kami telah merangkum penjelasannya berdasarkan verywellmind.com. Ini alasan di balik munculnya rasa naksir saat anda sudah punya pasangan, serta langkah apa saja yang bisa anda ambil untuk menyikapinya.

Kenapa anda bisa naksir seseorang saat berada di dalam komitmen?

Rasa naksir adalah respon alami yang wajar, namun cara anda menyikapinya, itu yang utama. Banyak hubungan yang berakhir ketika anda tidak bisa mengelola perasaan. Misalnya dengan stalking di media sosial, terus-terusan membicarakan hal ini ke teman-teman anda, atau sengaja mencari-cari alasan agar bertemu orang yang sedang anda taksir.

Naksir seseorang di luar komitmen, bisa menandakan bahwa ada yang salah di dalam hubungan anda sekarang. Misalnya kurang waktu berkualitas secara bersama, komunikasi yang kurang intenz, atau anda merindukan pujian, kalimat manis yang diucapkan pasangan kepada anda.

Selanjutnya, siapa yang anda taksir bisa mengungkap apa yang hilang dari hubungan anda. Jika anda menaksir sosok yang ceria dan suka bersenang-senang, bisa jadi anda ingin lebih banyak keseruan yang terjadi di dalam hubungan. Namun, jika anda tertarik dengan sosok yang kuat, bisa jadi anda menginginkan pasangan juga menunjukkan sisi tersebut.

Bagaimana langkah yang tepat?

Langkah yang paling bijak adalah jika pasangan anda tidak pernah ingin tahu soal rasa naksir anda, lebih baik anda menyimpannya sendiri.

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah memberikan batasan. Anda bisa memberikan batasan kepada orang yang anda taksir, diri sendiri, dan pasangan. Batasi komunikasi dengan seseorang yang anda taksir, kemudian refleksikan komitmen yang sudah anda buat dengan pasangan.

Kedua, renungkanlah apakah rasa ini mengungkapkan kebutuhan anda yang belum terpenuhi selama di dalam hubungan. Jika benar, anda bisa mencari solusi bersama-sama agar semuanya bisa lebih baik.

Ketiga adalah alihkan energi anda dari rasa naksir itu kepada pasangan. Di dalam hubungan yang kuat, naksir bisa dihadapi secara bersama, dengan komunikasi dan pengalihan energi yang tepat. Jika anda sedang naksir orang lain, anda bisa mengungkapkan rasa itu ke pasangan tanpa harus menyebutkan penyebabnya. Tetapi, jika sudah terlalu dominan berada di dalam pikiran anda, sebaiknya menemui profesional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore