Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 April 2025 | 21.06 WIB

7 Perilaku Orang yang Merasa Cemas Saat Pesan Chatnya Tak Kunjung Dibalas, Salah Satunya Selalu Membayangkan Kemungkinan Terburuk

Ilustrasi orang yang sedang chat./ - Image

Ilustrasi orang yang sedang chat./

JawaPos.com - Di zaman serba cepat ini, menerima balasan pesan dengan segera sudah seperti kebutuhan setiap orang.

Banyak orang merasa tenang saat pesan mereka langsung dibalas, tapi sebaliknya, bisa merasa gelisah dan cemas saat pesannya tak ada respons dalam waktu lama.

Tidak hanya karena kesabaran, tetapi hal ini bisa berubah menjadi kekhawatiran yang terus-menerus. Tanpa disadari, kecemasan ini bisa memicu berbagai perilaku yang khas, dan mungkin sering kita alami juga.

Artikel ini akan mengupas beberapa perilaku umum yang sering muncul saat seseorang merasa cemas karena pesan chatnya tak kunjung dibalas. Bisa jadi, kamu pun termasuk salah satunya.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Selasa (22/4), berikut merupakan 7 perilaku yang dimiliki oleh orang yang merasa cemas saat pesan chatnya tak kunjung dibalas.

1. Terlalu sering memeriksa ponsel

Orang yang merasa cemas ketika menunggu balasan pesan merupakan sosok yang cenderung akan memeriksa ponselnya berkali-kali dalam waktu singkat.

Mereka akan membuka layar, membuka aplikasi pesan, lalu mengecek apakah pesan sudah dibaca, atau apakah ada notifikasi yang terlewat.

Aktivitas ini bukan hanya sekadar iseng, tetapi merupakan bentuk dorongan kuat yang sulit ditahan. Meski mereka tahu belum ada perubahan, tetap saja rasa ingin tahu itu membuat mereka terus-menerus mengulanginya.

Sayangnya, kebiasaan ini justru bisa menambah beban pikiran karena membuat seseorang terus merasa gelisah dan tidak tenang.

2. Membayangkan kemungkinan terburuk

Saat pesan yang dikirim tidak segera dibalas, sebagian orang langsung membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi.

Mereka mulai berpikir, “Apakah aku menyinggung dia?”, “Apa aku salah ngomong ya kemarin?”, atau bahkan, “Jangan-jangan terjadi sesuatu padanya?”

Padahal dalam kenyataannya, orang tersebut mungkin saja sedang sibuk, tidak sempat membuka ponsel, atau sedang berada di tempat yang sulit sinyal.

Tapi bagi orang-orang seperti ini, otaknya langsung memikirkan skenario yang paling menakutkan. Hal ini tentunya bisa membuat perasaan menjadi semakin tidak tenang dan menimbulkan kecemasan yang berlebihan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore