Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 22.22 WIB

Orang yang Berpegang Teguh pada Hubungan Beracun Sering Menunjukkan 7 Perilaku Ini, Salah Satunya Penyangkalan

Ilustrasi: Hubungan Beracun (foto: withmonareda.com)

JawaPos.com - Kita semua tahu bahwa hubungan beracun itu tidak sehat, namun beberapa orang tampaknya berpegang teguh pada hubungan tersebut seperti garis hidup. Mengapa demikian?

Jawabannya tidak selalu mudah. Namun lebih sering daripada tidak, individu yang berpegang teguh pada hubungan yang berbahaya cenderung menunjukkan perilaku tertentu.

Dalam usaha saya untuk memahami hal ini dengan lebih baik, saya telah mengidentifikasi tujuh perilaku utama yang biasanya terlihat pada orang-orang yang bertahan dalam hubungan yang beracun, bahkan ketika hubungan tersebut lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaatnya.

Perilaku-perilaku ini bukan hanya tanda-tanda hubungan yang beracun, tetapi juga merupakan indikator dari masalah pribadi yang lebih dalam yang perlu ditangani.

Dan menyadari tanda-tanda ini dapat menjadi langkah pertama untuk membebaskan diri dari siklus toksisitas.

Dikutip dari hackspirit pada Rabu (16/4), mari selami perilaku-perilaku ini. Kamu tidak akan pernah tahu, mengenali mereka mungkin bisa menjadi dorongan yang kamu butuhkan untuk mulai membuat pilihan yang lebih sehat dalam hubunganmu.

1) Penyangkalan

Salah satu perilaku yang paling umum terlihat pada orang yang bertahan dalam hubungan yang beracun adalah penyangkalan.

Mereka menolak untuk mengakui dinamika tidak sehat yang terjadi, dan sering kali membuat alasan atas tindakan pasangannya yang merugikan.

Mereka seperti memakai kacamata berwarna merah jambu yang hanya memungkinkan mereka untuk melihat hal yang baik, sementara sama sekali mengabaikan hal yang buruk.

Penyangkalan ini bukan hanya tentang melindungi pasangan mereka; ini juga merupakan mekanisme pertahanan diri.

Mengakui toksisitas berarti harus menghadapi beberapa kebenaran yang sulit tentang hubungan mereka, dan itu bisa sangat menyakitkan.

Tapi inilah masalahnya: penyangkalan hanya akan melanggengkan siklus toksisitas. Hal ini mencegah mereka untuk mengambil langkah menuju perubahan positif, membuat mereka terjebak dalam situasi yang berbahaya.

Jika Anda mendapati diri Anda terus-menerus membuat alasan untuk perilaku pasangan Anda, mungkin sudah saatnya untuk mengambil langkah mundur dan mengevaluasi kembali hubungan Anda.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore