
Menurut Psikologi, Gejala Depresi Pada Laki-Laki Bisa Berbeda dari yang Umum Terjadi, Berikut Penjelasannya! (Freepik)
JawaPos.com - Kalau bicara soal depresi, kebanyakan orang langsung membayangkan seseorang yang terlihat sedih, murung, suka menyendiri, dan sering menangis.
Tapi, ternyata gejala-gejala ini tidak selalu muncul dengan cara yang sama, terutama pada laki-laki. Bahkan, dalam banyak kasus, depresi pada pria bisa muncul dengan tanda-tanda yang sangat berbeda dan sering kali tidak dikenali oleh diri sendiri maupun orang di sekitarnya.
Menurut Healthdirect dan Healthline, banyak laki-laki tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami depresi karena gejala yang mereka rasakan tidak sesuai dengan “ciri-ciri umum depresi” yang selama ini dikenal masyarakat.
Bahkan, tekanan sosial yang menuntut pria untuk “kuat” dan tidak menunjukkan emosi juga membuat banyak dari mereka menekan perasaannya dalam diam.Berikut beberapa gejala depresi pada laki-laki yang sering tidak disadari:
1. Mudah marah dan tersinggung: Alih-alih merasa sedih, pria yang sedang mengalami depresi justru bisa terlihat lebih pemarah, mudah meledak, dan tidak sabaran. Perubahan emosi ini bisa memengaruhi hubungan sosial maupun pekerjaan.
2. Menarik diri dari lingkungan: Seorang pria yang dulunya aktif bersosialisasi bisa tiba-tiba jadi lebih pendiam, jarang berkumpul, dan lebih memilih menghabiskan waktu sendirian. Ini bisa menjadi tanda bahwa ia sedang bergulat dengan emosi yang sulit dijelaskan.
3. Mengalihkan emosi lewat perilaku berisiko: Beberapa pria mencoba “kabur” dari rasa depresinya dengan mengonsumsi alkohol berlebihan, merokok, berjudi, atau berkendara ugal-ugalan. Ini bisa jadi cara mereka melarikan diri dari tekanan batin yang tidak mereka ungkapkan secara verbal.
4. Kehilangan minat pada hal yang dulu disukai: Hobi atau aktivitas yang dulu membuatnya bersemangat kini terasa hambar. Ia jadi kehilangan motivasi dan merasa tidak ada lagi yang menyenangkan.
5. Mengalami masalah tidur atau kelelahan berlebih: Depresi bisa membuat laki-laki sulit tidur nyenyak, atau justru tidur terlalu lama namun tetap merasa lelah sepanjang hari. Gejala ini juga merupakan gejala umum yang bisa dialami siapapun.
6. Kesulitan dalam berkonsentrasi dan bekerja: Depresi bisa memengaruhi fokus dan daya pikir. Seorang pria mungkin mulai sering lupa, kehilangan arah, atau tidak lagi bisa menyelesaikan tugas seperti biasanya.
7. Merasa tidak berharga atau gagal: Walaupun tidak selalu diungkapkan, perasaan rendah diri dan merasa menjadi beban bisa tumbuh dalam diam. Bahkan bisa muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri.
Penting bagi kita untuk memahami bahwa depresi tidak selalu terlihat seperti yang dibayangkan. Terutama pada laki-laki, gejalanya bisa sangat berbeda dan bahkan tersamarkan oleh perilaku sehari-hari. Jangan ragu untuk bertanya dengan penuh empati jika kamu merasa seseorang di sekitarmu sedang berubah secara emosional.
Dan jika kamu sendiri merasakannya, ingatlah bahwa meminta bantuan bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk kekuatan dan keberanian untuk memulai proses penyembuhan. Karena semua orang, termasuk laki-laki, berhak untuk merasa lebih baik dan hidup dengan damai.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
