Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 April 2025 | 22.24 WIB

7 Kebiasaan yang Menunjukkan Kamu High Achiever Tapi Sering Kali Tidak Percaya Diri Tanpa Disadari

Ilustrasi orang yang sukses. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sukses. (Freepik)

JawaPos.Com - Menjadi seseorang yang ambisius, yang selalu mendorong diri melewati batas kemampuan dan target-target tinggi, memang terdengar seperti hal yang membanggakan. 

Mungkin kamu adalah tipe orang yang selalu sibuk dengan to-do list, selalu menetapkan standar tinggi, dan selalu merasa terdorong untuk melakukan lebih baik setiap harinya. 

Dari luar, orang melihatmu sebagai sosok yang penuh prestasi dan punya segalanya. 

Namun di balik semua itu, tanpa disadari kamu justru kerap merasa tidak cukup baik, tidak cukup sukses, atau bahkan meragukan kemampuanmu sendiri. 

Ini bukan berarti kamu kurang kuat atau tidak kompeten. Sebaliknya, ini adalah paradoks yang dialami banyak high achiever, semakin tinggi kamu melompat, semakin besar pula rasa takut akan jatuh.

Dilansir dari News Reports, inilah tujuh kebiasaan kecil yang tampaknya sepele, tetapi sebenarnya mencerminkan keraguan diri yang tersembunyi dalam perjalananmu meraih kesuksesan. 

1. Selalu Memaksakan Diri untuk Melampaui Batas

Mendorong diri untuk menjadi lebih baik adalah hal yang mulia. Tapi saat dorongan itu berubah menjadi tekanan tanpa henti hingga membuatmu terus bekerja walau tubuh dan pikiran mulai lelah. Ini bukan lagi tentang semangat, tapi tentang rasa takut. 

Ketakutan bahwa jika kamu berhenti sejenak, kamu akan tertinggal jauh. 

Ketakutan bahwa kalau kamu tidak bekerja keras setiap saat, kamu tidak akan menjadi "cukup". 

Dalam jangka panjang, ini bisa menguras energi, mengganggu kesehatan mental, dan bahkan memadamkan semangat yang dulu pernah membuatmu jatuh cinta pada proses.

Seseorang yang percaya diri tahu kapan harus mendorong dirinya, dan kapan harus berhenti sejenak untuk bernapas. 

Tapi high achiever yang tidak percaya diri merasa istirahat itu seperti sebuah "kemunduran". 

Padahal, batas bukan untuk ditaklukkan terus-menerus, tapi untuk dipahami agar kita tetap bisa berjalan jauh.

2. Sering Butuh Pengakuan dari Orang Lain

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore