Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 April 2025 | 22.08 WIB

Seseorang yang Berhasil Membuat Orang Lain Terbuka secara Instan, Biasanya Menunjukkan 7 Trik Psikologi Ini

Ilustrasi orang yang sedang mendengarkan cerita.(Unsplash.com/BrookeCagle) - Image

Ilustrasi orang yang sedang mendengarkan cerita.(Unsplash.com/BrookeCagle)

JawaPos.com - Beberapa orang tampak begitu terbuka untuk cerita kepada orang lain, entah itu mengenai keluarga, pekerjaan, atau soal hubungan.

Keterbukaan kepada orang lain, memang memiliki dampak baik dan buruk tergantung tujuan kita melakukannya.

Namun ada yang perlu diperhatikan ketika kita terbuka pada orang lain, yakni perlu memilin orang yang tepat untuk diajak cerita. 

Dilansir dari laman Blog Herald pada Sabtu (05/04), seseorang yang membuat orang lain terbuka secara instan, biasanya menunjukkan 7 trik psikologi ini.

1. Mendengarkan secara aktif

Mendengarkan secara aktif adalah trik psikologis pertama yang dapat membuat seseorang merasa nyaman untuk terbuka, ini berarti memberikan perhatian penuh kepada pembicara, menunjukkan minat, dan merespons dengan tepat.

Ketika orang merasa didengar, mereka merasa dihargai. Lalu ketika mereka merasa dihargai, akan lebih cenderung berbagi lebih banyak tentang diri sendiri.

Ini melibatkan menunjukkan empati, pengertian, dan yang paling penting membuat orang lain merasa bahwa hal yang mereka katakan itu penting.

2. Pertanyaan terbuka

Alih-alih menanyakan pertanyaan ya atau tidak yang khas seperti "Apakah kamu menikmati pekerjaanmu?" mungkin lebih bertanya seperti "Apa yang paling kamu sukai dari pekerjaanmu?" dan "Apa proyek paling menantang yang pernah kamu kerjakan?"

Pertanyaan terbuka seperti ini akan memberi orang kebebasan untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka tanpa merasa terpojok. Ini memberi kesempatan untuk berbagi perspektifnya sendiri, serta membuat orang lain merasa dihargai dan didengar.

3. Tanggapan reflektif

Misalnya, jika seorang teman memberi tahu tentang situasi sulit di tempat kerja, alih-alih hanya mengatakan "Itu sulit” mereka dapat merespons dengan "Sepertinya kamu benar-benar merasa kewalahan di tempat kerja."

Melakukan hal ini menunjukkan bahwa kamu tidak hanya mendengarkan secara pasif, tapi secara aktif terlibat dalam percakapan dan berempati dengan perasaan.

Ketika orang melihat bahwa perasaan dan pengalaman sedang divalidasi, mereka lebih mungkin untuk menggali lebih dalam tentang pikiran dan emosi orang lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore