
Ilustrasi orang dewasa yang tumbuh dengan cara kurang diperhatikan. (Freepik)
JawaPos.com – Pengalaman masa kecil membentuk kita dengan cara yang sering kali tidak kita pahami sepenuhnya hingga kemudian dalam hidup.
Seseorang yang tumbuh dengan cara kurang diperhatikan hingga kerap kali diabaikan dapat meninggalkan dampak yang bertahan lama dan menghasilkan sifat-sifat tertentu saat dewasa.
Ciri-ciri ini bisa saja halus, namun kuat, karena sering kali berasal dari perasaan tidak penting yang sudah mengakar dalam diri.
Berikut 5 sikap seseorang ketika dewasa saat tumbuh dalam situasi yang tertutup waktu kecil, seperti dilansir dari laman Geediting.
1. Mudah peka
Tumbuh dalam lingkungan yang kurang diperhatikan sering kali membuat Anda menjadi sangat sadar akan reaksi dan perilaku orang lain. Ini bisa menjadi mekanisme pertahanan jika Anda dapat mengantisipasi kebutuhan atau reaksi orang lain, Anda mungkin dapat mencegah penolakan atau penolakan lebih lanjut.
Kepekaan yang meningkat ini dapat membuat Anda menjadi pendengar dan pemberi empati yang baik, mampu memahami emosi orang lain dengan mudah. Ini adalah sifat yang dapat membantu Anda dalam hubungan dan karier di mana kecerdasan emosional dihargai.
Namun, ada juga sisi buruknya. Anda mungkin merasa terlalu peduli dengan pendapat orang lain, atau kesulitan menghadapi kritik.
2. Kemandirian yang kuat
Ciri umum di antara mereka yang tumbuh dengan cara kurang diperhatikan adalah rasa kemandirian yang kuat. Psikolog mengatakan bahwa ada hubungan yang jelas antara trauma dan hiper kemandirian.
Sering kali, orang yang diabaikan secara emosional belajar untuk mengurus diri sendiri sejak usia dini, tidak mengharapkan bantuan atau perhatian dari orang lain. Hal ini terjadi ketika individu berulang kali menghadapi situasi di mana mereka tidak dapat mengandalkan orang lain untuk dukungan atau bantuan dan sebaliknya belajar untuk bergantung hanya pada diri mereka sendiri.
Rasa kemandirian ini dapat memberdayakan, mengarah pada kemandirian dan ketahanan. Namun, hal itu juga dapat mengakibatkan keengganan untuk meminta bantuan, bahkan saat dibutuhkan, atau kesulitan dalam membentuk hubungan yang dekat dan saling ketergantungan.
3. Membutuhkan validasi
Ketika Anda tumbuh dengan cara kurang diperhatikan, wajar jika Anda akan mengembangkan kebutuhan kuat untuk validasi di kemudian hari. Ini bukan tentang mencari perhatian atau tepuk tangan, melainkan keinginan untuk merasa dilihat, didengar, dan dihargai.
Sering kali, individu yang merasa diabaikan di tahun-tahun pembentukan dirinya mungkin berjuang dengan harga diri. Mereka mungkin terus-menerus mencari kepastian atau persetujuan dari orang lain untuk memvalidasi harga diri mereka.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
