Ilustrasi seseorang yang memiliki persaudaraan yang renggang (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Hubungan saudara kandung bisa menjadi salah satu hubungan yang paling kompleks dalam hidup seseorang.
Ada yang tumbuh dengan persaudaraan yang erat dan penuh kasih, tetapi ada pula yang mengalami hubungan yang renggang, bahkan penuh konflik.
Dalam banyak kasus, hubungan persaudaraan yang tidak harmonis tidak terjadi begitu saja. Ada dinamika tertentu dalam keluarga yang membentuk pola interaksi mereka sejak kecil.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (29/3), menurut psikologi, berikut adalah 8 dinamika yang biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki hubungan persaudaraan yang renggang saat dewasa.
Persaingan antar saudara adalah hal yang wajar, tetapi jika orang tua sering membandingkan anak-anak mereka atau mendorong kompetisi yang berlebihan, ini dapat menyebabkan permusuhan yang bertahan hingga dewasa.
Ketika satu anak merasa lebih disukai atau lebih dihargai daripada yang lain, saudara kandung bisa mulai melihat satu sama lain sebagai rival, bukan sebagai sekutu.
Misalnya, jika orang tua lebih sering memuji pencapaian akademik salah satu anak tetapi mengabaikan bakat anak lainnya, ini bisa menciptakan rasa tidak adil yang tumbuh menjadi kebencian.
2. Kurangnya Komunikasi dan Keterbukaan dalam Keluarga
Keluarga yang tidak memiliki kebiasaan berkomunikasi secara terbuka sering kali menghasilkan hubungan saudara yang renggang.
Jika sejak kecil anak-anak tidak diajarkan untuk mengekspresikan perasaan mereka dengan sehat, mereka bisa tumbuh menjadi individu yang sulit memahami satu sama lain.
Misalnya, jika ada konflik kecil di antara saudara tetapi tidak pernah diselesaikan dengan diskusi yang baik, maka perasaan negatif bisa menumpuk dan akhirnya menciptakan jarak emosional di antara mereka.
3. Peran yang Kaku dalam Keluarga
Dalam banyak keluarga, anak-anak sering diberikan "peran" tertentu, seperti "anak yang bertanggung jawab," "si pembuat onar," atau "si anak emas."
Ketika peran-peran ini terlalu kaku dan tidak berubah seiring waktu, itu bisa menyebabkan kebencian dan ketidakpuasan di antara saudara kandung.
Contohnya, seorang anak yang selalu dipaksa menjadi yang bertanggung jawab mungkin merasa lelah karena harus mengurus saudara-saudaranya, sementara saudara yang lain merasa diabaikan atau kurang dihargai.
4. Orang Tua yang Bersikap Pilih Kasih
Salah satu penyebab utama renggangnya hubungan persaudaraan adalah orang tua yang secara terang-terangan memperlakukan anak-anak mereka secara berbeda.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
