
Ilustrasi enam tanda halus yang menunjukkan bahwa Anda meremehkan diri sendiri tanpa menyadarinya./Pexels.
JawaPos.com - Ada perbedaan tipis antara kerendahan hati dan sikap merendahkan diri.
Sederhananya, meremehkan diri sendiri seperti berjalan-jalan dengan label diskon permanen.
Anda terus menerus meremehkan diri sendiri, tanpa menyadari nilai diri Anda yang sebenarnya.
Menurut Psikologi, terdapat tanda-tanda halus bahwa Anda meremehkan diri sendiri tanpa menyadarinya.
Petunjuk-petunjuk ini seperti bel yang berbunyi, mengisyaratkan bahwa sudah waktunya untuk melakukan refleksi diri dan penyesuaian diri yang serius.
Dilansir dari Geediting, terdapat enam tanda halus yang menunjukkan bahwa Anda meremehkan diri sendiri tanpa menyadarinya.
1. Ahli dalam merendahkan diri sendiri
Siapa yang tidak suka lelucon yang bagus? Kita semua suka. Terutama jika lelucon itu tentang diri kita sendiri, bukan? Tidak ada salahnya sedikit merendahkan diri untuk mencairkan suasana.
Memiliki selera humor adalah satu hal, tetapi menggunakannya sebagai perisai atau alat untuk meremehkan harga diri Anda adalah hal yang lain.
Seperti yang pernah dikatakan oleh Carl Jung, salah satu psikolog paling berpengaruh di abad ke-20, “Hal yang paling menakutkan adalah menerima diri sendiri sepenuhnya.”
Jika lelucon Anda lebih bertujuan untuk menyembunyikan rasa tidak aman daripada menunjukkan kecerdasan Anda, mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi kembali cara Anda memandang diri sendiri. Kenali nilai diri Anda dan terimalah nilai tersebut tanpa rasa takut atau ragu.
2. Selalu mengatakan 'maaf'
Jika Anda mendapati diri Anda terus-menerus meminta maaf meskipun sebenarnya tidak perlu, itu mungkin pertanda bahwa Anda meremehkan diri sendiri. Seolah-olah Anda merasa perlu meminta maaf karena bersikap angkuh atau mengambil alih ruang.
Psikolog terkenal Dr. Brené Brown pernah berkata, “Rasa memiliki dimulai dengan penerimaan diri. Tingkat rasa memiliki Anda, pada kenyataannya, tidak akan pernah lebih tinggi dari tingkat penerimaan diri Anda.”
Ini menyadari pentingnya menegaskan diri tanpa perlu meminta maaf. Sekarang, Anda dapat lebih memperhatikan permintaan maaf yang terus-menerus dan berusaha untuk menegaskan diri dengan percaya diri tanpa merasa bersalah.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
