Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Maret 2025 | 20.56 WIB

Kebiasaan Orang Malas yang Justru Bikin Sukses Menurut Psikologi, Salah Satunya Berani Bilang Tidak

Ilustrasi orang malas. (Freepik/jcomp) - Image

Ilustrasi orang malas. (Freepik/jcomp)

JawaPos.com - Sejak lama kita selalu diberi tahu bahwa malas pangkal miskin. Tak ada orang kaya dan sukses yang lahir dari hidup bermalas-malasan. Padahal, nyatanya tak selalu begitu. Ada sisi positif dari orang pemalas yang bisa membuat mereka sukses.

Jika kamu merasa sedikit malas dan khawatir itu bakal menghambat kesuksesan, tenang saja! Menurut psikologi, malas bukan berarti gagal.

Faktanya, banyak orang sukses yang justru punya kebiasaan yang terlihat "malas" di pagi hari, tapi sebenarnya strategi cerdas untuk mencapai tujuan mereka.

Mereka tidak sekadar bermalas-malasan, melainkan menemukan cara yang lebih efisien untuk bekerja dan hidup.

Jadi, bagaimana orang malas bisa tetap sukses? Yuk, kita bahas delapan kebiasaan pagi mereka, dikutip dari Small Business Bonfire, Jumat (14/3).

1. Tidur Cukup Itu Wajib

Orang sukses yang tampak malas tahu bahwa tidur adalah investasi, bukan kemalasan. Mereka tidak memaksakan diri bangun jam 5 pagi hanya demi terlihat produktif. Sebaliknya, mereka memastikan tubuh dan otak mereka benar-benar beristirahat sebelum memulai hari.

Secara ilmiah, tidur yang cukup meningkatkan fokus, kreativitas, dan keseimbangan emosi. Jadi, jika kamu suka tidur lebih lama, itu bukan malas—itu cara cerdas untuk menjaga performa otak tetap optimal.

2. Santai di Pagi Hari

Alih-alih langsung tancap gas, orang malas yang sukses memulai hari dengan tenang. Mereka menikmati sarapan, membaca berita, atau sekadar melamun.

Kedengarannya tidak produktif? Justru kebiasaan ini membantu mengurangi stres dan membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan sepanjang hari. Memulai pagi dengan santai bisa meningkatkan kejernihan berpikir dan pengambilan keputusan.

3. Jago Mendelegasikan Tugas

Orang malas yang sukses tidak mencoba melakukan semuanya sendiri. Mereka tahu mana tugas yang benar-benar membutuhkan perhatian mereka dan mana yang bisa didelegasikan ke orang lain.

Bukan berarti mereka menghindari tanggung jawab, tetapi mereka lebih memilih fokus pada hal-hal yang membawa dampak besar. Dengan begitu, mereka bisa lebih efisien dan menghindari kelelahan akibat terlalu banyak pekerjaan.

4. Menghargai Waktu untuk Diri Sendiri

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore