
Ilustrasi kebiasaan orang yang sudah membaca pesan WhatsApp tapi tidak langsung membalas. (Freepik)
JawaPos.Com - Pernahkah Anda mengirim pesan ke seseorang, melihat tanda centang biru, tetapi harus menunggu berjam-jam atau bahkan berhari-hari untuk mendapatkan balasan?
Atau justru Anda sendiri yang sering lupa membalas pesan hingga akhirnya menghilang dari percakapan?
Bagi sebagian orang, membalas pesan WhatsApp adalah sesuatu yang mudah dan cepat, tetapi bagi yang lain, hal ini bisa menjadi tugas yang membutuhkan waktu dan energi lebih banyak dari yang dibayangkan.
Sebenarnya, ada alasan psikologis dan kebiasaan tertentu yang membuat seseorang cenderung lambat dalam merespons pesan.
DIlansir dari Personal Branding Blog, inilah delapan kebiasaan orang yang sudah membaca pesan WhatsApp tapi tidak langsung membalas.
1. Mereka Terlalu Banyak Memikirkan Sebelum Membalas
Orang yang cenderung berpikir terlalu dalam sering kali membutuhkan waktu lebih lama untuk membalas pesan karena mereka ingin menyusun jawaban yang sempurna.
Mereka tidak ingin mengirimkan balasan yang terdengar asal-asalan atau dapat menimbulkan kesalahpahaman.
Bahkan untuk pertanyaan sederhana, mereka bisa saja mempertimbangkan berbagai kemungkinan respons sebelum mengetikkan jawabannya.
Misalnya, ketika seseorang bertanya "Apakah kamu punya waktu besok?", mereka bisa saja merenungkan apakah mereka benar-benar bisa meluangkan waktu, bagaimana reaksi orang lain terhadap jawaban mereka, atau bahkan dampak jangka panjang dari keputusan tersebut.
Akibatnya, alih-alih membalas dengan cepat, mereka malah menunda dan akhirnya lupa membalas sama sekali.
2. Mudah Merasa Kewalahan dengan Banyaknya Pesan
Tidak semua orang menikmati banyaknya notifikasi yang masuk dalam waktu bersamaan.
Bagi sebagian orang, melihat deretan pesan dari grup kerja, teman, atau keluarga bisa terasa seperti beban yang harus diselesaikan satu per satu.
Mereka merasa seolah-olah setiap pesan yang masuk adalah tugas yang harus segera dituntaskan, dan hal ini dapat membuat mereka merasa cemas atau kewalahan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
