Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2026 | 19.47 WIB

Keluarga Febrie Adriansyah Bantah Sutrimo jadi Karumga, Sebut Sakit Diabetes Sejak Lama

Keluarga Sutrimo, warga Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memilih menempuh proses hukum atas banyaknya spekulasi penyebab kematian eks Karumga Febri Adriansyah. (Ist) - Image

Keluarga Sutrimo, warga Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memilih menempuh proses hukum atas banyaknya spekulasi penyebab kematian eks Karumga Febri Adriansyah. (Ist)

JawaPos.com - Keluarga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, membantah jika Sutrimo bertugas sebagai Karumga. Selain itu, melalui tim advokat, keluarga menyebut jika almarhum Sutrimo sudah sakit diabetes sejak lama sebelum meninggal dunia.

Febri Diansyah, yang menjadi bagian dari tim advokat Febrie Adriansyah, mengatakan keluarga mendapat kabar mengenai meninggalnya Sutrimo beberapa hari lalu. Menurut informasi yang diterima keluarga, Trimo telah lama menderita diabetes.

“Kami mendapat pesan dari Pak FA dan keluarga bahwa keluarga diliputi kesedihan dan duka cita mendalam begitu mengetahui kabar meninggal dunianya Pak Trimo beberapa hari yang lalu. Info dari keluarga, alm sakit diabetes sejak lama," kata Febri melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/10).

Febri menambahkan, keluarga menyerahkan proses penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa tersebut kepada Polda. Keluarga berharap proses hukum dapat mengungkap fakta secara terang, sehingga tidak muncul dugaan atau asumsi yang tidak berdasar.

“Pak FA dan keluarga menghormati penyidikan yang sedang dilakukan Polda. Keluarga berharap dengan proses hukum tersebut fakta mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang, sehingga tidak terjadi spekulasi atau asumsi yang bukan-bukan,” ucapnya.

Sementara itu, advokat lainnya, Firman Wijaya, meluruskan informasi mengenai posisi Sutrimo di lingkungan keluarga Febrie. Ia menegaskan, Sutrimo bukan berstatus sebagai kepala rumah tangga atau karumga sebagaimana informasi yang beredar.

Menurut Firman, Sutrimo lebih banyak bertugas menjaga rumah yang dalam kondisi kosong dan tinggal di lokasi tersebut. Ia juga disebut tidak selalu berada di tempat, karena kerap pulang ke kampung halaman maupun mengambil pekerjaan lain.

“Jadi posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan, namun lebih ke menjaga rumah yang kosong dan tinggal di sana,” tegas Firman.

Firman mengklaim, keluarga Febrie juga berharap meninggalnya Trimo tidak dikaitkan secara dini dengan perkara hukum yang saat ini tengah berjalan di Kejaksaan Agung. Terlebih, berdasarkan pengetahuan keluarga, Sutrimo telah lama mengalami sakit dan menjalani pengobatan.

Editor: Kuswandi
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore