
Mantan Penyidik KPK Novel Baswedan saat memberikan sambutan atas penganugerahan UMY Award 2025.(Istimewa)
JawaPos.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat bicara soal penanganan kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Ia secara khusus meminta KPK untuk proaktif melakukan kewenangan koordinasi dan supervisi dalam penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dikaitkan dengan Febrie.
"Idealnya KPK jangan diam saja. KPK harus proaktif. Bahwa bagaimana pola penanganan kasus korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum lain, itu KPK punya kewenangan supervisi, koordinasi dan supervisi," kata Novel Baswedan dalam kanal Youtube @MediaNovelBaswedan, Senin (20/7).
Ia menegaskan, koordinasi dan supervisi penting dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan.
Bahkan, KPK harus mengambil alih penanganan kasus tersebut jika benar-benar disinyalir terjadi konflik kepentingan.
"Kalau penanganannya kemudian justru berpotensi conflict of interest ditangani Kejaksaan Agung, harusnya KPK ambil alih itu," tegasnya.
Novel menekankan, KPK seharusnya tidak menunggu diperintah untuk melakukan kewenangan koordinasi dan supervisi.
Hal itu telah diatur dalam Pasal 6 hingga Pasal 10 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
"KPK tidak menunggu diperintah harusnya. Ataupun tidak menunggu diminta oleh pihak lain. Tapi KPK bisa melakukan itu, bukan bisa, tapi wajib melakukan, karena tugasnya," ujarnya.
Baca Juga:Hotman Paris Dinilai Tak Paham Hukum soal Izin Presiden untuk Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
Lebih lanjut, Novel menegaskan pengambilalihan itu penting agar penanganan kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat Febrie Adriansyah bisa diusut secara tuntas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022