
Eks Penyidik Senior KPK Novel Baswedan (duduk, tengah) menyampaikan pernyataan sikap atas penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, Jumat (13/3/2026). (YouTube Yayasan LBH Indonesia)
JawaPos.com - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengingatkan Kejaksaan Agung (Kejagung) agar dapat menangani dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah secara serius, transparan, dan tuntas. Menurutnya, perkara yang melibatkan aparat penegak hukum memiliki dampak besar terhadap kepercayaan publik penegakan hukum di Indonesia.
Novel menilai, korupsi yang terjadi di sektor penegakan hukum merupakan salah satu bentuk kejahatan yang paling berbahaya karena melibatkan jaringan yang luas dan berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Korupsi sektor hukum ini paling berbahaya, berjejaring dan dampaknya besar. Lihat kasus Hakim Zarof Ricar (Hakim Agung), Firli Bahuri (ketua KPK) dan sekarang Febri Adriansyah (Jampidsus)," kata Novel Baswedan dalam cuitan pada akun media sosial X, Senin (13/7).
Novel memberikan apresiasi kepada Polri yang telah berani mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah. Bahkan, Novel menekankan dukungan Presiden Prabowo Subianto menjadi sinyal penting agar proses penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu.
"Apresiasi bagi Polri yang berani mengungkap dugaan tindak pidana korupsi terhadap Jampidsus Febri Adriansyah, begitu juga dukungan Presiden Prabowo untuk ungkap kasus tersebut. Walaupun akhirnya dilimpahkan ke Kejagung," ujar Novel.
Meski demikian, Novel mengingatkan bahwa pelimpahan penanganan perkara kepada institusi asal tersangka berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Karena itu, ia meminta Kejagung membuktikan komitmennya dalam mengusut perkara tersebut secara objektif.
"Selama ini kasus seperti ini tidak terungkap dengan tuntas, apalagi bila penanganannya diserahkan kepada lembaganya sendiri (konflik kepentingan)," tegasnya.
Novel berharap, Kejagung tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Ia meminta proses penyidikan dilakukan secara profesional dan terbuka sehingga tidak memunculkan keraguan di tengah publik.
"Oleh karena itu saya berharap Kejagung menangani perkara tehadap Febri Andriansyah dengan sungguh-sungguh, dan transparan," ucap Novel.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
