
Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya di antara peserta aksi dari Jaringan Muda Indonesia (JMI) di Kantor BGN, Kamis (21/5). (Istimewa)
JawaPos.com — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan transparansi dalam pelaksanaan program-program nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi dari Jaringan Muda Indonesia (JMI) di Kantor BGN, Kamis (21/5). Aspirasi yang disampaikan termasuk terkait dugaan penyimpangan pengadaan barang di lingkungan BGN.
Sony memastikan hal itu akan diteruskan kepada unit terkait, termasuk Inspektorat Utama BGN, untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Sony juga menegaskan bahwa BGN terbuka terhadap setiap masukan dari masyarakat dan menghormati penyampaian aspirasi sebagai bagian dari demokrasi.
“Kami menerima aspirasi ini dengan terbuka. Apa yang menjadi masukan dan perhatian masyarakat tentu akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Sony Sonjaya di hadapan massa aksi.
BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan anggaran dan pengadaan barang/jasa dilaksanakan berdasarkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mengedepankan akuntabilitas serta pengawasan internal yang berlapis.
Sebagai institusi yang mengemban amanah besar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan memastikan seluruh program berjalan sesuai regulasi serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
BGN juga mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib dan kondusif, serta menilai dialog langsung sebagai bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara institusi publik dan masyarakat.
Lebih lanjut, BGN juga memastikan bahwa setiap informasi dan laporan yang berkembang akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan internal sesuai aturan yang berlaku, serta siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila diperlukan.
Ia juga menegaskan bahwa BGN tidak anti kritik dan justru memandang kritik sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola lembaga agar semakin baik ke depan.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
