
Dua pria berinisial BHC dan MAK yang diduga sebagai eksekutor penyiraman air keras kepada Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Desakan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus terus mengemuka.
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin turut menyuarakan desakan tersebut. Menurut dia, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko KumHAM Imipas) Yusril Ihza Mahendra harus memulai inisiatif pembentukan TGPF.
Melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Jumat (10/4), Amiruddin menyampaikan bahwa saat ini tuntutan pembentukan TGPF dalam kasus tersebut sudah berkembang di ruang publik.
Desakan semakin menguat setelah penyidik Polda Metro Jaya secara terbuka menyatakan bahwa penanganan kasus penyiraman air keras tersebut dilimpahkan kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
”Di sisi lain, publik dan korban khawatir bahwa TNI tidak akan memproses peristiwa ini secara transparan,” kata dia.
Tidak hanya itu, Amiruddin melihat adanya pandangan bahwa TNI hanya akan memproses 4 orang pelaku lapangan.
Sementara pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras tersebut tidak akan diusut. Termasuk orang yang memberi perintah dan merencanakan penyerangan tersebut.
Bila dilihat dari kacamata HAM, Amirudin melihat ada tiga hal yang mendorong menguatnya tuntutan pembentukan TGPF.
”Pertama penyelidikan dan penyidikan oleh TNI semata-mata atas peristiwa yang menimpa Andrie Yunus akan rendah legitimasinya di mata publik. Sebab, ruang untuk publik akan terbatas untuk bisa mengetahui proses dan perkembangan penyidikan. Karena proses penegakan hukum di internal TNI terkesan sangat tertutup,” ucap Amiruddin.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
