
Jubir KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan pihak Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, yang menyebut uang ratusan juta yang disita penyidik merupakan uang arisan. KPK menegaskan, uang tersebut ditemukan di ruang pribadi Ono Surono.
"Uang tunai yang diamankan dan disita dalam penggeledahan di rumah saudara ONS (Ono Surono) yang berlokasi di Bandung, kami temukan di ruang pribadi saudara ONS," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (7/4).
Budi menegaskan, pihaknya akan mendalami asal-usul uang tersebut, termasuk memverifikasi klaim bahwa uang itu merupakan hasil arisan atau berkaitan dengan perkara dugaan korupsi suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.
"Ya, nanti akan kami dalami keterangan-keterangan soal itu. Yang pasti, uang diamankan dari kamar pribadi saudara ONS," tegasnya.
KPK diketahui melakukan penggeledahan di dua kediaman Ono Surono, yakni di Bandung pada Rabu (1/4) dan di Indramayu pada Kamis (2/4). Dalam penggeledahan di Bandung, penyidik menyita uang ratusan juta rupiah, dokumen, serta barang bukti elektronik.
Sementara itu, dari penggeledahan di Indramayu, KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus yang sama. Meski demikian, pihak Ono Surono tetap menyatakan bahwa uang yang disita merupakan tabungan arisan.
Baca Juga:KPK Tak Mudah Kembalikan Barang Bukti yang Diamankan dari Penggeledahan di Rumah Ono Surono
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka, yaitu Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, HM Kunang (ayah Ade), serta Sarjan dari pihak swasta.
Ade Kuswara Kunang diduga menerima suap dan gratifikasi hingga Rp14,2 miliar. Penerimaan tersebut diduga terjadi melalui dua skema, salah satunya praktik ijon proyek. Dalam skema ini, pihak swasta memberikan uang sebelum proyek berjalan, dengan total sekitar Rp 9,5 miliar dalam periode Desember 2024 hingga Desember 2025.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022