Ilustrasi penganiayaan. (Dok. JawaPos.com)
”Penanganan perkara ini kami lakukan secara tegas dan berlapis. Proses pidana berjalan, proses kode etik juga berjalan. Jika terbukti bersalah, sanksinya jelas dan tegas,” kata dia pada Sabtu (21/2).
Sebagaimana telah diberitakan oleh JawaPos.com, seorang personel Brimob di Kota Tual berinisial MS menghantam Arianto menggunakan helm. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (19/2) itu menyebabkan korban meninggal dunia. Dia mengalami luka berat setelah tersungkur dan terseret motor.
”Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” ungkap Dadang.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menyampaikan bahwa sebagai bentuk pengawasan dan kontrol internal, kapolda telah memerintahkan irwasda Polda Maluku dan kabid Propam Polda Maluku untuk melakukan investigasi mendalam terhadap penanganan dan rangkaian peristiwa yang melatari kasus itu.
Komandan Satuan Brimob Polda Maluku juga langsung bertolak ke Kota Tual guna memastikan seluruh proses penanganan kasus tersebut berjalan sesuai dengan prosedur. Selain itu, dia datang langsung ke Kota Tual untuk melakukan pengawasan internal terhadap jajarannya.
”Langkah itu merupakan wujud komitmen pimpinan Polda Maluku agar setiap proses berjalan objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kombes Rositah.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menegaskan bahwa kasus tersebut diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Pihaknya menjalankan proses hukum tersebut secara transparan, akuntabel, objektif, dan terbuka terhadap pengawasan publik.
Lebih lanjut, Polda Maluku mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian. Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus tersebut secara profesional.
”Terduga pelaku yang merupakan oknum anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor atas nama Bripda MS telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku,” ujarnya.
Tidak hanya proses pidana, MS juga menjalani proses etik. Apabila dalam proses tersebut yang bersangkutan terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP), dia akan kena sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari dinas kepolisian.
Sebelumnya diberitakan bahwa seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal meninggal dunia pada Kamis (19/2). Dia diduga menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan personel Brimob di Kota Tual, Maluku Tenggara. Kini kasusnya ramai menjadi sorotan di media sosial. Mabes Polri pun buka suara dan berjanji memproses hukum terduga pelaku.
Baca Juga: Personel Brimob di Tual Hantam Pelajar Mts Menggunakan Helm Hingga Tewas, Polri Janji Tindak Tegas
Peristiwa yang menimpa Arianto terjadi saat korban dan kakaknya yang bernama Nasri Karim berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka melaju di jalanan dengan kontur menurun. Saat itulah, seorang personel Brimob berinisial MS tiba-tiba menghantam pelajar kelas IX itu menggunakan helm. Akibatnya korban tersungkur dan terseret sepeda motor.
Sempat dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun, luka berat menyebabkan korban tewas. Pihak rumah sakit menyatakan Arianto sudah meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT. Atas peristiwa itu, Mabes Polri buka suara. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir menyampaikan bahwa Polda Maluku sudah mengambil langkah.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
