
Tim SAR Gabungan menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dan jatuh di Maros, Sulsel. (TNI AD)
JawaPos.com - Pengumpulan data antemortem korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berjalan. Sampai hari ini (19/1) sudah 8 data antemortem diperoleh Tim DVI Polda Sulsel. Seluruhnya berasal dari keluarga korban.
Kabid Humas Polda Sulsel Didik Supranoto menyampaikan hal itu kepada awak media. Dia menyatakan bahwa data antemortem dibutuhkan dalam proses identifikasi. Nantinya data tersebut akan dicocokan dengan data postmortem yang diambil dari jenazah korban.
”Update 8 orang keluarga yang sudah dilakukan pemeriksaan antemortem,” kata dia kepada awak media.
Untuk mempercepat proses pengumpulan data antemortem, Polda Sulsel mengambil langkah jemput bola. Kombes Didik menyatakan, secara proaktif pihaknya mendatangi keluarga korban. Langkah itu dilakukan melalui polda dan satuan kewilayahan Polri di daerah domisili keluarga korban.
Selain pengumpulan data antemortem yang masih berlangsung, data postmortem dari para korban juga belum diperoleh. Meski sudah ada korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, masih belum ada korban yang selesai dievakuasi sampai ke Posko DVI Polda Sulsel.
”Karena korban belum ada yg dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan postmortem,” imbuhnya.
Untuk memudahkan keluarga korban menyerahkan data antemortem, Polda Sulsel membagikan nomor telepon yang biasa dihubungi. Yakni Kompol Rahman pada nomor 085388889928 dan Dokter Asnani pada 0811469088.
Sebelumnya, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa pihaknya terlibat aktif dalam operasi SAR kru dan penumpang pesawat tersebut.
”Kami telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk pembentukan posko dan penguatan personel di lapangan, guna mendukung operasi pencarian,” kata dia dalam konferensi pers pada Minggu (18/1).
Dalam kesempatan yang sama, Djuhandani menyampaikan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara Makassar telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk pelaksanaan pemeriksaan antemortem. Tidak hanya Tim DVI Polda Sulsel, rumah sakit tersebut didukung oleh Tim DVI Mabes Polri dengan personel khusus yang telah disiapkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
