Sosok AKBP Basuki akhirnya muncul ke publik setelah diamankan di tempat khusus (Patsus) Polda Jawa Tengah, buntut dugaan hubungan gelapnya dengan Dwinanda Linchia Levi.(Radar Madiun).
JawaPos.com - Sosok AKBP Basuki akhirnya muncul ke publik setelah diamankan di tempat khusus (Patsus) Polda Jawa Tengah. Hal ini buntut dugaan hubungan gelapnya dengan Dwinanda Linchia Levi, dosen Untag Semarang yang ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Gajahmungkur.
Dari foto penahanannya yang diterima Radar Madiun (Jawa Pos Grup), memperlihatkan Basuki berada di area ruang sel bersama beberapa anggota kepolisian yang bertugas.
Dalam foto tersebut, Basuki tampak mengenakan seragam anggota yang dipatsus berwarna kuning dengan aksen biru di bagian kerah dan lengan. Meski statusnya sudah ditempatkan di Patsus, perwira menengah itu terlihat tidak diborgol.
Ia berdiri diapit dua anggota kepolisian lain yang keduanya mengenakan seragam lengkap dengan baret biru serta seorang pria berbusana hitam yang turut berada di lokasi.
Wajah Basuki dalam foto sengaja diburamkan, namun ciri seragam yang dikenakannya menegaskan posisinya sebagai personel yang sedang menjalani penahanan internal. Seragam kuning tersebut merupakan pakaian standar untuk anggota Polri yang ditempatkan di sel khusus Propam selama proses pemeriksaan.
Pihak kepolisian sebelumnya mengonfirmasi bahwa Basuki dipatsus selama 20 hari sebagai bagian dari penanganan pelanggaran kode etik. Ia diduga menjalin hubungan asmara dengan korban yang berujung pada sorotan besar dalam kasus kematian dosen berusia 35 tahun tersebut.
Penyelidikan terkait penyebab kematian korban masih berjalan, sementara sidang etik terhadap AKBP Basuki menunggu jadwal resmi dari Bidang Propam Polda Jateng.
Sebelumnya, seorang dosen perempuan ditemukan meninggal di dalam kamar hotel di Jalan Telaga Bodas Raya Semarang Senin (17/11) sekitar pukul 05.30.
Korban diketahui bernama DLL, 35, warga Kedungmundu, Kecamatan Tembalang. Korban berprofesi sebagai dosen salah satu perguruan tinggi swasta di wilayah Kota Semarang.
Korban ditemukan di lantai dalam kamar 210, dalam kondisi tanpa busana. Kali pertama yang menemukan kejadian ini adalah seorang anggota Polri bernama B, 56, berpangkat AKBP menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng, warga Kedungmundu, Kecamatan Tembalang.
Awalnya, saksi ini datang ke tempat kamar hotel korban, Senin (17/11) sekitar pukul 05.30. Sesampai kamar, melihat korban dalam kondisi tergelatak di lantai dan sudah tidak bernapas.
Selanjutnya, saksi ini melapor ke Inafis Polrestabes Semarang dan ke Polsek Gajahmungkur. Kejadian ini juga disampaikan ke resepsionis hotel. Kemudian, dilakukan olah TKP guna keperluan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya kejadian tersebut.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
