
Barang bukti terkait ledakan bom di SMAN 72 Jakarta di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pendalaman yang dilakukan oleh polisi terhadap pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta mengungkap sejumlah fakta. Termasuk riwayat pencarian siswa SMA berinisial F tersebut di dunia maya. Sejak awal tahun, dia sudah mencari tahu beberapa hal ekstrem. Dari pencarian itu, total ada 6 peristiwa teror yang menginspirasi pelaku.
Juru Bicara (Jubir) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror AKBP Mayndra Eka Wardhana menyampaikan hal itu kepada awak media dalam konferensi pers pada Selasa malam (11/11). Dia menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oleh pelaku memang dipengaruhi oleh aksi teror dan kelompok ekstrimis di luar negeri. Namun, pelaku tidak terkait dengan jejaring kelompok tersebut.
”Bahwa itu hanya sekedar inspirasi dan ada pola yang berurutan yang mereka posting di komunitas media sosial-nya. Dan itu juga menjadi awareness ke depan bagi kita semua terkait adanya violence atau kekerasan di dunia maya. Terutama bagi para pengguna media sosial, orang tua, dan sebagainya,” kata dia.
Pencarian yang dilakukan oleh pelaku di dunia maya, kata Mayndra, sudah dilakukan sejak awal 2025. Riwayat pencarian pelaku di internet menunjukkan bahwa dia memang sudah mencari hal-hal berbau ekstrem dan tindak kekerasan sejak beberapa bulan lalu. Namun, aksi baru dilakukan pekan lalu karena yang bersangkutan merasakan tekanan yang begitu besar.
”Dari awal tahun yang bersangkutan sudah mulai melakukan pencarian,” kata perwira menengah Polri dengan dua kembang di pundak itu.
Adapun 6 peristiwa teror yang menginspirasi pelaku untuk beraksi hingga menyebabkan puluhan korban luka-luka terdiri atas:
”Yang bersangkutan hanya mempelajari kemudian mengikuti beberapa tindakan ekstremisme yang dilakukan bahkan posenya, kemudian beberapa simbol yang ditemukan itu sekedar menginspirasi,” imbuhnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
