Kondisi tujuh anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal tanker MT SHI XING. (Istimewa)
JawaPos.com - Keluarga Anak Buah Kapal (ABK) MT Shi Xing merespons surat pernyataan yang dibuat oleh Juanda selaku pemilik kapal. Alih-alih menyelesaikan persoalan, mereka menilai pernyataan Juanda malah memantik kontroversi. Keluarga ABK kapal yang terkatung-katung selama 5 bulan lebih itu pun meminta Juanda menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
”Rasanya tidak henti-hentinya Juanda membuat para ABK MT Shi Xing dan keluarga menderita, tidak puas saudara (Juanda) menggantung nyawa mereka di laut selama 5 bulan 15 hari, sekarang saudara datang dengan surat pernyataan yang kontroversial,” tulis perwakilan pihak keluarga yang diunggah melalui akun media sosial @farhanidjamal sebagaimana dikutip pada Kamis (16/10).
Pihak keluarga mempertanyakan surat pernyataan Juanda yang meminta para ABK MT Shi Xing membuat video permintaan maaf lantaran sudah membuat Juanda viral di media sosial dan media massa dan dinilai telah merusak nama baiknya. Menurut pihak keluarga, Juanda harusnya sadar sudah membuat para ABK dan keluarganya menderita.
”Seharusnya saudara sadar, karena telah menelantarkan mereka dengan keji dan tidak berperikemanusiaan,” lanjut akun tersebut.
Perwakilan keluarga ABK pun menuntut agar Juanda segera membuat video klarifikasi dan permintaan maaf terhadap seluruh ABK MT Shi Xing, keluarga para ABK, dan rakyat Indonesia. Sebab, perbuatan Juanda dinilai telah meresahkan masyarakat Indonesia.
Dalam surat pernyataan Juanda yang juga diunggah oleh perwakilan pihak keluarga ABK MT Shi Xing, dia menyatakan bahwa ABK yang telah membuat dirinya viral dan menyatakan ditelantarkan oleh pemilik kapal harus menyampaikan permohonan maaf secara virtual. Tidak hanya itu, Juanda meminta supaya permintaan maaf dibuat dalam berita acara untuk memulihkan nama baiknya.
”Oleh karena itu, saya memohon bantuan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) agar kru kapal MT Shi Xing dapat memberikan klarifikasi terkait berita yang diviralkan di media sosial tersebut adalah pernyataan tidak benar,” bunyi surat pernyataan itu.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
