Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 22.57 WIB

Ratusan Mahasiswa Mulai Orasi di Polda Metro Jaya, Tuntut Penabrak Affan Dihadirkan

Ratusan mahasiswa mulai menggelar aksi di depan Polda Metro Jaya, Jumat (29/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ratusan mahasiswa mulai menggelar aksi di depan Polda Metro Jaya, Jumat (29/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ratusan mahasiswa asal Paramadina dan Universitas Indonesia telah tiba di depan Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jumat (29/8). Mereka berorasi meminta penindakan tegas terhadap pelaku penabrak Affan Kurniawan menggunakan kendaraan taktis Brimob. 

Diketahui, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Massa aksi meminta juga agar pelaku penabrak Affan dihadirkan ke hadapan mereka.

"Hadirkan pembunuh itu ke hadapan kami. Soal maaf nanti baru kita diskusikan," ujar salah seorang orator di lokasi. 

Ia juga menegaskan bahwa kendaraan taktis yang dibeli berasal dari uang rakyat seharusnya digunakan untuk melindungi, bukan melindas.

Adu mulut juga sempat terjadi saat seorang polisi melarang warga untuk melakukan perekaman video. Hal itu memancing mahasiswa semakin keras menyuarakan aspirasi mereka. 

"Ngapain polisi takut sama video. Rekam aja gak papa," terangnya.

Saat ini, arus lalu lintas Jl Gatot Subroto terpantau padat. Hanya satu ruas jalan yang dapat digunakan menuju arah DPR RI.  

Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa di gedung Polda Metro Jaya (PMJ) hari ini, Jumat (29/8). Diperkirakan sebanyak 2.000 mahasiswa akan memadati jalan Jalan Gatot Subroto.

"Estimasi 2000 mahasiswa akan turun hari ini," ujar Koordinator Pusat BEM SI Muzammil Ihsan kepada JawaPos.com, Jumat (29/8).

Mereka menuntut proses hukum kepada politisi, aparat hukum dan pihak lainnya yang terlibat dalam tewasnya Affan Kurniawan.

"Untuk poin tuntutan kurang lebih sama seperti yang kita gaungkan pada 21 Agustus lalu, namun kali ini fokus kami menuntut proses yang adil dan sesegera mungkin dilakukan kepada politisi, aparat hukum dan siapa pun yang telah menyebabkan terbunuh dan ditahannya rakyat yang memperjuangkan haknya," terangnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore