Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 17.45 WIB

Komentari OTT KPK Terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer, Mahfud MD: KPK Sudah Lepas dari Belenggu Politik Tertentu

Sejumlah kendaraan hasil sitaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) diperlihatkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (21/8/2025). Kendaraan tersebut merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel E - Image

Sejumlah kendaraan hasil sitaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) diperlihatkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (21/8/2025). Kendaraan tersebut merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel E

JawaPos.com-Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Mohammad Mahfud MD ikut mengomentari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel. Menurut dia, KPK sudah bekerja dengan baik. 


Mahfud menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh KPK patut diapresiasi. Karena itu, dia menyatakan dukungannya kepada lembaga antirasuah. Dikutip dari unggahan akun media sosial resminya, Mahfud secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap KPK. Dia mendorong agar KPK terus maju pantang mundur dalam pemberantasan korupsi. ”Noel Ebenezer di-OTT (KPK). Dalam beberapa bulan terakhir KPK sudah mulai bisa terlepas dari belenggu politik tertentu dan menunjukkan taringnya. Kita apresiasi, maju terus pantang mundur KPK,” tulis Mahfud.

Menurut mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut, langkah KPK tidak lepas dari konsistensi Presiden Prabowo Subianto. Dia menyatakan bahwa Prabowo konsisten tidak melindungi pejabat, termasuk anggota Partai Gerindra yang dipimpin langsung oleh Prabowo. Untuk itu, Mahfud juga menyatakan dukungan terhadap Prabowo. ”Lanjutkan Pak Presiden, buka pintu dan dorong KPK untuk memburu pejabat korup agar kembali disegani,” lanjutnya.

Menurut Mahfud, KPK harus mengkonstruksi kasus yang banyak dilakukan oleh para pejabat. Tidak harus selalu melalui OTT, bisa juga lewat mekanisme penegakan hukum lainnya. Lewat OTT terhadap Noel, KPK mengamankan sejumlah pihak. Mereka juga mengamankan beberapa barang bukti yang diantaranya adalah kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua. 

Barang bukti tersebut sudah ditunjukkan oleh KPK kepada publik. Namun demikian, penjelasan resmi ihwal OTT terhadap Noel masih menunggu disampaikan oleh KPK. Dugaan sementara Noel kena operasi senyap oleh KPK karena terlibat dalam praktik korupsi lewat modus pemerasan berkaitan dengan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). (*)

 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore