
Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menjelaskan kasus penembakan WNA Australia di Bali, Rabu (18/6/2025). (Polri)
JawaPos.com - Peristiwa penembakan Warga Negara Asing (WNA) berpaspor Australia di Bali pada Sabtu (14/6) langsung ditindaklanjuti oleh Polda Bali.
Bersama Bareskrim Polri, mereka berhasil menangkap 3 pelaku penembakan tersebut. Polisi memastikan penanganan kasus tersebut bakal dilakukan sampai benar-benar tuntas.
Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menyampaikan bahwa penangkapan 3 pelaku itu hanya butuh 2 hari sejak penembakan terjadi.
Dalam penembakan tersebut, 1 korban berinisial ZR meninggal dunia. Sementara satu korban lain berinisial SG mengalami luka tembak dan harus menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.
”Pada selasa 17 juni 2025 berhasil diamankan 3 orang WNA Australia sebagai pelaku atas nama JDF, PMT dan MC. Hari ini, 18 juni 2025, ketiga pelaku sedang menjalani penyidikan lebih lanjut di Polres Badung,” ungkap dia.
Perwira tinggi bintang dua Polri tersebut menyampaikan bahwa, kasus itu terungkap dari keterangan para saksi serta barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi penembakan.
Dia menyebut, tim dari Ditreskrimum Polda Bali dan Polres Badung berkoordinasi dan bekerja sama dengan Dittipidum Bareskrim, Divhubinter Polri dan NCB Interpol, serta Ditjen Imigrasi.
”Hasil koordinasi dan penyelidikan, satu pelaku atas nama JDF berhasil dibekuk di Jakarta saat hendak kabur ke luar negeri. Sementara dua pelaku atas nama PMT dan MC berhasil dibekuk di luar negeri, mereka langsung diterbangkan dan tiba di Bali pada 17 juni tadi malam,” jelasnya.
Berdasar informasi yang berhasil dikumpulkan oleh tim gabungan Polda Bali dan Mabes Polri, ketiga pelaku penembakan itu langsung melarikan diri usai beraksi.
Mereka kabur menggunakan sepeda motor, kemudian berganti kendaraan ke Toyota Fortuner dan Suzuki XL-7 untuk menghindari kejaran petugas. Tujuannya ke Jakarta, kemudian terbang ke luar negeri.
”Dari hasil penelusuran, mobil Toyota Fortuner diamankan petugas di wilayah Tabanan Bali dan mobil XL-7 diamankan petugas di wilayah Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur,” jelasnya.
Mobil-mobil itu sengaja ditinggalkan oleh para pelaku. Kini kedua mobil tersebut sudah diamankan dan dijadikan sebagai barang bukti.
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa sepeda motor, beberapa butir peluru utuh maupun selongsong peluru, rekaman CCTV di sekitar lokasi penembakan, dan barang bukti pendukung lainnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
