
Ilustrasi Prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Pusat sudah memerintahkan TNI, Polri, serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendalami ancaman bom terhadap Pesawat Saudi Airlines di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
TNI AU mengerahkan pasukan khusus dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). Mereka membantu petugas terkait untuk mengevakuasi para penumpang Saudi Airlines. Proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar sesaat setelah pesawat tersebut mendarat darurat.
”Masih dalam proses evakuasi barang (milik penumpang) di lapangan. Sementara ini kondisi masih aman,” ungkap Kepala Penerangan (Kapen) Kopasgat Kolonel Pas Sumarsono pada Selasa (17/6).
Terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa instansinya memang selalu siap membantu langkah-langkah yang dibutuhkan oleh instansi terkait lain. Termasuk dalam proses evakuasi penumpang pesawat Saudi Airlines tersebut.
”Saya belum dapat laporan lebih rinci terkait apakah ada barang-barang yang dicurigai, sampai saat ini aparat Bandara Kualanamu masih melaksanakan pengecekan,” terang dia.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memerintahkan TNI, Polri, serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendalami ancaman tersebut.
”Jajaran TNI, Polri, dan BNPT untuk melakukan pendalaman lanjutan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi,” kata Budi Gunawan.
Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam ancaman bom terhadap pesawat yang mengangkut jemaah haji tersebut. Proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
”Proses evakuasi di Bandara Kualanamu Medan berlangsung aman dan tertib tanpa ada korban jiwa,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pilot Saudi Air melaporkan ancaman bom dalam pesawat yang dia bawa. Karena itu, dia memutuskan untuk mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu. Pukul 10.55 WIB, pesawat tersebut mendarat dengan selamat. Proses penanganan dilakukan dengan cepat dan melibatkan semua pihak terkait. Kini pendalaman masih terus dilakukan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
